BTS Kembali ke Panggung Setelah Empat Tahun, Gelar Konser Bersejarah di Seoul

  • Share
Boyband Asal Korea Selatan, BTS. (Foto: Kim Min - Hee/Getty Images)

RBN || Seoul

Grup K-pop dunia, BTS, akhirnya kembali tampil bersama di atas panggung setelah hampir empat tahun vakum. Penampilan tersebut digelar di Gwanghwamun Square, Seoul, pada Sabtu (21/3/2026), menandai momen comeback yang telah lama dinantikan para penggemar.

Tujuh anggota BTS — Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jung Kook — kembali bersatu setelah menyelesaikan wajib militer di Korea Selatan serta menjalani proyek solo selama masa hiatus.

Konser comeback ini digelar di lokasi bersejarah di pusat kota Seoul, sekaligus menjadi pembuka menuju tur dunia yang dijadwalkan mencakup lebih dari 80 pertunjukan di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

BTS mendapatkan izin khusus dari Korean Heritage Service untuk tampil di Gwanghwamun Square, gerbang utama Istana Gyeongbokgung yang berasal dari era Dinasti Joseon. Penyelenggara menyebut konser ini sebagai pertunjukan besar pertama yang pernah digelar di lokasi tersebut, yang juga disiarkan secara langsung ke seluruh dunia.

Antusiasme penggemar, yang dikenal sebagai “BTS Army”, terlihat dari kehadiran fans dari berbagai negara. Sebagian bahkan sudah berada di Korea Selatan jauh sebelum konser berlangsung.

Salah satu penggemar, Betty Filip (33) asal Minnesota, Amerika Serikat, mengaku rela pindah ke Korea Selatan sejak 2023 karena kecintaannya pada BTS. Meski tidak mendapatkan tiket konser, ia tetap datang ke lokasi sejak pukul 05.30 pagi demi merasakan momen bersejarah tersebut.

“BTS memperkenalkan saya pada budaya Korea dan saat itu saya berada di titik dalam hidup saya yang membutuhkan perubahan, jadi saya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan dan mengambil risiko,” ujarnya dalam wawancara dengan NBC News. “Saya belajar mencintai Korea melalui mereka, jadi pindah ke sini adalah satu-satunya pilihan. Tidak ada tempat lain yang ingin saya tuju.”

Filip yang telah menjadi bagian dari BTS Army sejak 2020 mengaku merasa kehilangan selama masa hiatus grup tersebut.

“Beberapa tahun terakhir terasa sangat kosong tanpa mereka,” katanya. Ia pun bertekad untuk menyambut langsung kembalinya BTS.

“Ini bukan hanya momen besar bagi industri musik, tetapi juga bagi Korea serta budaya dan sejarahnya. Penampilan ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya. Bisa menyaksikannya secara langsung adalah kesempatan sekali seumur hidup,” tambahnya.

Penampilan BTS kali ini memadukan musik pop modern dengan unsur tradisional Korea. Para anggota memasuki panggung melalui jalur bersejarah yang dahulu digunakan oleh raja-raja Dinasti Joseon. Beberapa bagian pertunjukan juga menampilkan hanbok, pakaian tradisional Korea.

Daftar lagu yang dibawakan mencakup karya terbaru dari album “Arirang” yang dirilis sehari sebelumnya, serta lagu-lagu populer dunia seperti “Dynamite” dan “Butter”.

Dalam keterangannya kepada HYBE, perusahaan manajemen BTS, RM menjelaskan konsep panggung yang digunakan dalam konser tersebut.

“Untuk memaksimalkan nilai simbolis Gwanghwamun, kami merancang panggung dengan struktur ‘kubus’ terbuka yang memastikan pandangan tidak terhalang. Poin utamanya adalah menampilkan Gwanghwamun dan panggung dalam satu layar tanpa saling menutupi,” jelas RM.

Meski mengalami cedera pergelangan kaki, RM tetap tampil dengan pergerakan terbatas, sementara anggota lain turut membantunya dalam beberapa bagian koreografi.

Sumber: NBC

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *