RBN || Pemalang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan ribuan jalan berlubang di berbagai wilayah sebagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 4.870 titik jalan berlubang ditargetkan selesai diperbaiki sebelum musim mudik dimulai, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan total panjang jalan provinsi di wilayahnya mencapai sekitar 2.362 kilometer. Dari hasil pendataan terbaru, ribuan titik kerusakan ditemukan dan kini menjadi prioritas utama penanganan.
Ia menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh lubang jalan sudah tertutup dan kondisi jalan dalam keadaan baik saat arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung.
Menurut Ahmad Luthfi, perbaikan jalan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Jalan yang baik dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar distribusi barang dan mobilitas warga.
Ia menambahkan, konektivitas jalan yang lancar juga dapat mendorong berkembangnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian hasil perbaikan Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang di Kabupaten Pemalang. Kedua ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang banyak digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari dan distribusi logistik.
Perbaikan Jalan Randudongkal–Moga memiliki nilai kontrak sebesar Rp26,32 miliar dengan panjang 4,18 kilometer. Sementara itu, perbaikan Jalan Pemalang–Bantarbolang menelan anggaran Rp24,5 miliar dengan panjang 5,73 kilometer.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyatakan terbuka terhadap masukan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
Sumber: Antara News











