Menteri LH Pimpin Penanaman Mangrove di Brebes, Perkuat Perlindungan Pesisir untuk Generasi Mendatang

  • Share
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat. (Foto: Liputan6)

RBN || Brebes

Upaya memulihkan ekosistem mangrove terus diperkuat sebagai langkah menjaga kawasan pesisir Indonesia dari berbagai ancaman lingkungan. Pemulihan hutan mangrove dinilai tidak hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk melindungi masyarakat pesisir di masa depan.

Komitmen tersebut ditunjukkan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, yang memimpin langsung kegiatan penanaman mangrove di Pantai Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kegiatan bertajuk “Menanam Hari Ini untuk Generasi Esok” itu melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, hingga komunitas. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional penanaman dua miliar pohon.

Jumhur menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan ekosistem mangrove tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat.

“Penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk memulihkan lingkungan dan menjaga masa depan. Mari kita perkuat kolaborasi agar setiap mangrove yang ditanam benar-benar tumbuh, melindungi pesisir, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Jumhur.

Menurutnya, keberadaan hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kawasan pesisir. Vegetasi tersebut menjadi benteng alami yang mampu mengurangi dampak abrasi, banjir rob, serta hempasan gelombang pasang yang kerap mengancam wilayah pantai.

Selain berfungsi melindungi garis pantai, Jumhur menjelaskan bahwa ekosistem mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. Tak hanya itu, mangrove memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar sehingga berkontribusi terhadap upaya pengendalian perubahan iklim.

Melalui gerakan penanaman mangrove yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah berharap pemulihan ekosistem pesisir dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat di wilayah pantai.

Sumber: Liputan6

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *