Gedung Putih Konfirmasi Perjalanan Utusan Khusus AS ke Pakistan untuk Negosiasi dengan Iran

  • Share
Foto: Farooq Naeem/AFP via Getty Images

RBN || Islamabad

Gedung Putih telah mengonfirmasi bahwa utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, bersama menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, akan melakukan perjalanan ke Pakistan pada Sabtu (25/4/2026) ini untuk memulai putaran baru perundingan dengan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, telah tiba di Islamabad pada Jumat (24/4), setelah Pakistan menjadi tuan rumah pertemuan langsung AS-Iran awal bulan ini. Namun, juru bicara Araghchi, Esmaeil Baqaei, membantah adanya pertemuan langsung dengan pihak AS yang direncanakan.

“Observasi dari Iran akan disampaikan kepada Pakistan,” kata Baqaei melalui akun X.

Berita mengenai perjalanan pejabat AS dan Iran ke Pakistan datang pada hari yang sama dengan pengumuman militer Israel yang mengatakan telah menyerang wilayah selatan Lebanon, menargetkan lokasi yang dikendalikan oleh kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran. Sebagai balasan, kelompok militan itu meluncurkan roket ke Israel.

Hal ini terjadi meskipun Presiden Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat dalam pembicaraan di Gedung Putih pada Kamis (23/4) untuk memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu. Hezbollah tidak terlibat dalam pembicaraan tersebut dan menentang perpanjangan tersebut.

Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Lebanon ini terkait dengan upaya lebih luas AS untuk mengakhiri perang dengan Iran. Teheran menegaskan bahwa pertempuran di Lebanon harus tetap terhenti sebagai prasyarat bagi pembicaraan perdamaian lebih lanjut dengan AS.

Trump secara sepihak memperpanjang gencatan senjata dengan Iran minggu ini, beberapa jam sebelum gencatan senjata yang lama berakhir, tanpa menetapkan tanggal berakhirnya yang baru.

Namun, Iran menganggap perpanjangan tersebut “tak bermakna,” dengan alasan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan yang ada. Iran menyatakan bahwa delegasi mereka tidak akan kembali ke meja perundingan sampai blokade tersebut dicabut.

Sumber: NPR

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *