RBN || Belawan
Sebuah kapal nelayan, KM Sumber Indah III, mengalami ledakan hebat yang disusul kebakaran saat beroperasi di perairan Belawan, Sumatera Utara, Selasa (7/4) dini hari. Insiden tragis ini mengakibatkan tiga anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, lima orang dinyatakan hilang, dan 13 lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala Dinas Penerangan Koarmada I, Kolonel Laut (P) Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi saat para ABK tengah beristirahat. “Diduga ledakan berasal dari turbo mesin induk di ruang mesin yang mengalami panas berlebih, kemudian disusul ledakan tabung gas,” ujarnya, Rabu (8/4).
Kapal yang membawa 21 ABK tersebut sebelumnya berangkat melaut pada Senin (6/4) untuk mencari ikan di perairan timur laut Belawan. Aktivitas penangkapan berjalan normal hingga sekitar pukul 02.10 WIB, ketika salah seorang ABK melihat kondisi mesin yang memerah sebelum akhirnya meledak.
Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar badan kapal. Dalam kondisi panik, para ABK berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut sembari berteriak meminta pertolongan.
Sekitar 30 menit kemudian, kapal nelayan lain yang berada di sekitar lokasi datang memberikan bantuan. Sebanyak 13 ABK berhasil diselamatkan, meski dua di antaranya mengalami luka bakar ringan. Sementara itu, tiga korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, dan lima lainnya masih dalam pencarian.
Para korban selamat dan jenazah kemudian dievakuasi ke Dermaga TPI Gabion Belawan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga kini, tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas dan TNI AL.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja di laut, khususnya dalam memastikan kelayakan mesin dan peralatan kapal sebelum berlayar. Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
Sumber: CNN Indonesia











