RBN || Bekasi
Kebakaran hebat disertai ledakan melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, yang mengakibatkan sedikitnya 15 orang mengalami luka bakar parah hingga 90%, termasuk warga sekitar dan petugas keamanan yang berada di lokasi saat kejadian.
Api cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya, menimbulkan kepanikan di antara warga, sehingga evakuasi dilakukan secara cepat oleh petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Bekasi, polisi, dan relawan setempat, sementara ambulans dikerahkan untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat, di mana beberapa korban harus mendapatkan perawatan intensif dan dirawat di ruang ICU karena kondisi luka yang sangat serius.
Selain korban luka, kebakaran juga merusak belasan rumah, kios, dan fasilitas lain di sekitar SPBE, sehingga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar dan membuat warga kehilangan tempat tinggal sementara.
Pihak kepolisian dan tim laboratorium forensik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk memeriksa saksi, mengecek rekaman CCTV, dan memanggil pihak perusahaan terkait untuk dimintai keterangan, sedangkan Pemerintah Kota Bekasi berjanji akan menanggung seluruh biaya perawatan korban serta memberikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak terkait mengenai pentingnya standar keselamatan dan prosedur penanganan bahan berbahaya di SPBE agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
Sumber: Detik News











