RBN || Jakarta
1 September 2025, Aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan massa dalam beberapa hari terakhir diperkirakan akan terus berlanjut dan meluas di sejumlah titik di Jakarta. Kondisi ini membuat pihak kepolisian menetapkan beberapa wilayah sebagai zona merah karena tingkat kerawanan yang tinggi.
Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat sepuluh kawasan yang masuk dalam kategori zona merah. Warga diminta untuk menghindari lokasi-lokasi berikut:
Kwitang
Pasar Senen / Atrium Senen
Pejompongan
Cikini
Gondangdia
Kramat Jati
Cempaka Putih
Tugu Tani
Jatinegara (dekat Politeknik STIS)
Matraman
Zona-zona tersebut menjadi rawan karena kerap menjadi titik kumpul massa maupun jalur mobilisasi menuju pusat aksi. Kondisi lalu lintas di sekitar wilayah ini juga kerap terhenti akibat penutupan jalan maupun pengalihan arus kendaraan.
Selain zona merah, terdapat sejumlah titik bentrok yang hingga kini masih menjadi pusat perhatian aparat keamanan:
Polda Metro Jaya – Bentrokan sempat pecah antara aparat dan massa di sekitar Jalan Gatot Subroto.
Gedung DPR RI – Massa aksi beberapa kali mencoba merangsek masuk ke kawasan parlemen sehingga memicu ketegangan.
Markas Brimob – Kawasan ini menjadi salah satu titik paling dijaga ketat setelah adanya gesekan antara massa dengan aparat.
Situasi di lokasi-lokasi tersebut masih fluktuatif. Meski aparat terus melakukan pengamanan, potensi bentrokan susulan tetap terbuka karena mobilisasi massa diperkirakan belum berhenti.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan rawan bentrokan dan memilih jalur alternatif jika harus beraktivitas di sekitar Jakarta Pusat dan sekitarnya. Warga juga diminta tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan resmi dari aparat keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan situasi yang masih dinamis, aksi unjuk rasa diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Zona merah yang sudah ditetapkan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari wilayah











