RBN || Jakarta
Puncak arus mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, diperkirakan terjadi pada H-4 hingga H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Perkiraan tersebut didasarkan pada data pemesanan tiket bus secara daring yang terpantau di sejumlah loket penjualan.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan mulai terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026.
“Dari hasil pemantauan kita di loket-loket yang ada, banyak pemesanan tiket secara online itu adalah pada tanggal 16, 17, dan 18 Maret 2026,” ujar Revi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026).
Menurut Revi, sebagian besar pemesanan tiket tersebut merupakan perjalanan jarak jauh menuju sejumlah kota di Pulau Jawa hingga Sumatra.
“Itu kebanyakan untuk jarak jauh ya, seperti Yogyakarta, kemudian Surabaya, Malang, dan Padang,” ungkap dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada periode tersebut, pengelola Terminal Kampung Rambutan telah menyiapkan armada bus tambahan. Namun, operasional tetap akan mengutamakan armada bus reguler terlebih dahulu.
“Ya, pastinya nanti ada (bus tambahan). Karena gini ya, kita lebih mengutamakan lebih dahulu bus reguler. Bus reguler yang ada, apabila bus regulernya tidak cukup, maka akan kita siapkan bus bantuan,” ucap dia.
Selain menyiapkan armada tambahan, pihak terminal juga akan memastikan seluruh kendaraan yang mengangkut pemudik memenuhi standar keselamatan.
“Kita periksa kelaikan jalan busnya, kemudian surat-suratnya, nah nanti baru kita perbolehkan untuk diberangkatkan setelah kita ramp check, ya. Nah, nanti setelah itu baru kita berikan izin insidentil namanya, gitu,” tegas dia.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik sekaligus menjamin keamanan penumpang yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.
Sumber: Metro Tv











