RBN || Aceh Tengah
Telkomsel bergerak cepat memulihkan layanan komunikasi di wilayah Takengon, Aceh Tengah, yang terdampak bencana banjir dan longsor. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan agar masyarakat tetap dapat terhubung di tengah situasi darurat.
“Telkomsel terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan layanan komunikasi di daerah-daerah terdampak dapat segera pulih. Bersama pemerintah dan pihak terkait, kami berkomitmen mempercepat pemulihan agar masyarakat Takengon dapat kembali terhubung dan bangkit,” ujar Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, Sabtu (6/12).
Telkomsel menyampaikan bahwa tiga site jaringan telah kembali beroperasi penuh dan melayani warga sekitar Kecamatan Lut Tawar. Namun, 19 site lainnya masih terkendala pasokan listrik, sehingga pemulihan layanan masih berlangsung bertahap.
Upaya pemulihan dilakukan melalui berbagai langkah strategis, seperti mobilisasi teknisi menggunakan pesawat perintis, penggelaran BTS Combat, penambahan genset untuk suplai daya, dan penyediaan jalur transmisi alternatif via satelit Telkomsat.
Telkomsel memastikan proses pemulihan akan terus dikebut hingga layanan benar-benar stabil.
Selain memulihkan jaringan, Telkomsel juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, minuman, dan kebutuhan darurat, bekerja sama dengan mitra dan aparat tanggap bencana.
Perusahaan juga membuka Posko Layanan Pelanggan Tanggap Bencana di sejumlah titik, yang menyediakan telepon & SMS gratis, penggantian kartu SIM, perpanjangan masa aktif, serta dukungan layanan IndiHome & Telkomsel Orbit.
Tak hanya itu, Telkomsel menghadirkan Paket Siaga Peduli Sumatera yang dapat diaktivasi secara gratis oleh pelanggan terdampak melalui UMB *888*20#.
Telkomsel juga menyediakan pilihan paket bantuan 3 GB internet untuk 7 hari atau 300 menit telepon + 1.000 SMS ke semua operator untuk 7 hari.
Upaya pemulihan ini diharapkan dapat membantu warga Takengon tetap terhubung dengan keluarga dan layanan darurat, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Sumber: ANTARA











