Pemerintah Perkuat Konektivitas Digital di Wilayah Terluar, Miangas Jadi Prioritas

  • Share
Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja di Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). (Foto: ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)

RBN || Jakarta

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses komunikasi dan internet hingga ke wilayah terluar Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sabtu (9/5), Presiden menekankan bahwa konektivitas digital kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus pilar penting bagi kedaulatan negara.

Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui Sekretariat Presiden, Prabowo mengungkapkan rencana pemerintah untuk menghadirkan ratusan unit layanan internet berbasis satelit Starlink, disertai distribusi perangkat telepon genggam dan modem internet kepada masyarakat. Upaya ini juga akan diperkuat melalui pembangunan dan pengembangan base transceiver station (BTS) guna memastikan jaringan seluler dapat berfungsi optimal di wilayah tersebut.

Presiden turut didampingi oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang berperan dalam implementasi program penguatan infrastruktur digital ini. Bantuan perangkat komunikasi direncanakan menjangkau seluruh kepala keluarga, sebagai langkah konkret untuk menghapus kesenjangan akses informasi.

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan tidak lagi berfokus pada pusat-pusat perkotaan, melainkan harus menjangkau wilayah perbatasan yang menjadi garda terdepan negara. Menurutnya, akses komunikasi yang memadai akan membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pengembangan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan.

Selain itu, kehadiran jaringan yang stabil dinilai krusial dalam mendukung sistem komunikasi darurat, terutama di kawasan perbatasan yang rawan terhadap berbagai tantangan geografis dan keamanan.

“Negara harus hadir secara nyata, memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki akses yang setara terhadap informasi dan layanan digital,” tegas Presiden.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya menghubungkan wilayah terpencil dengan pusat, tetapi juga mendorong lahirnya peluang ekonomi baru dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, masyarakat di wilayah terluar seperti Miangas dapat merasakan langsung manfaat pembangunan nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *