RBN || Situbondo
Melanjutkan rangkaian agenda kebudayaan di Jawa Timur, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi bangunan cagar budaya Eks Karesidenan Besuki atau Rumah Dinas Residen Besuki. Kunjungan ini dilakukan guna meninjau langsung kondisi fisik bangunan bersejarah yang berlokasi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Fadli Zon berkeliling meninjau sejumlah ruang dan bagian bangunan. Menbud menyebutkan bahwa bangunan Rumah Dinas Residen Besuki memiliki nilai sejarah yang tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. “Bangunan Rumah Dinas Residen Besuki sudah menjadi cagar budaya tingkat kabupaten di Situbondo, dan usia bangunan ini sudah lebih dari 220 tahun,” ujarnya.
Menbud juga menilai bahwa secara fisik bangunan tersebut sangat layak untuk difungsikan sebagai museum yang memiliki potensi besar untuk merekam dan menjelaskan sejarah Karesidenan Besuki pada masa lalu. “Melihat kondisi fisiknya, bangunan ini sangat layak untuk dijadikan sebuah museum dan apabila difungsikan sebagai museum, bangunan ini memiliki potensi besar untuk merekam dan menjelaskan sejarah Karesidenan Besuki pada masa lalu, yang wilayahnya kini mencakup lima kabupaten, termasuk dinamika sejarahnya hingga keberlanjutannya sampai saat ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Menteri Fadli Zon mendorong agar bangunan bersejarah tersebut juga dikembangkan sebagai ruang pemajuan kebudayaan. “Ke depan, bangunan ini dapat dikembangkan sebagai pusat budaya, pusat edukasi, pusat pembelajaran, bahkan pusat kegiatan seni yang ada di sekitar Situbondo,” katanya.
Menteri Fadli Zon juga menegaskan bahwa kondisi bangunan Rumah Dinas Residen Besuki masih sangat baik. “Keasliannya masih sangat terjaga, baik dari segi ruang-ruang bangunan dan menunjukkan karakter sebagai bangunan heritage,” ujarnya. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan status bangunan ini dapat ditingkatkan menjadi cagar budaya berperingkat nasional.
Dalam kunjungan ini hadir pula Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo; Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuar Sidiqie; dan Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. Turut hadir mendampingi Menbud, yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan BIdang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono; Direktur Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan YME, Sjamsul Hadi; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani.
Pada akhir kunjungannya, Menteri Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo. Ia mendorong adanya komunikasi dan perencanaan lanjutan agar bangunan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur. “Sesuai dengan amanat undang-undang, cagar budaya harus kita lindungi, kembangkan, dan manfaatkan.Semoga ke depan, melalui BPK Wilayah XI dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret atau follow up action,” pungkasnya.
sumber: Kementerian Kebudayaan RI











