Kemensos Kirim 48 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT

  • Share
Foto: Kemensos

RBN || Kupang

Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan 48 ton beras untuk warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikirim untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah situasi darurat.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Kemensos juga mengirim Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono ke NTT. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan sosial dan distribusi bantuan bagi korban gempa berjalan cepat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan seluruh jajaran Kemensos bergerak sejak gempa mengguncang NTT pada Sabtu pagi.

Menurut Gus Ipul, kehadiran Wamensos Agus Jabo Priyono di lapangan bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.

“Kita kirim 48 ton beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Pak Wamen Agus Jabo juga berangkat ke NTT untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, bantuan sampai kepada masyarakat, dan kebutuhan-kebutuhan yang masih kurang segera kita penuhi,” kata Gus Ipul, Sabtu (15/8/2026).

Gus Ipul menegaskan bahwa penanganan bencana harus menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Karena itu, kebutuhan dasar warga terdampak menjadi perhatian dalam penanganan gempa NTT.

Pemerintah juga perlu memastikan kelompok rentan memperoleh pelayanan yang memadai. Selain itu, pendataan korban harus dilakukan dengan cepat dan tetap akurat sebagai dasar untuk menentukan kebijakan penanganan berikutnya.

“Sekarang yang paling utama adalah menyelamatkan dan melindungi warga. Pastikan pengungsi mendapatkan tempat yang aman, makanan tersedia, kelompok rentan terlayani, dan pendataan korban dilakukan secepat mungkin tetapi tetap akurat,” ujarnya.

Penyaluran 48 ton beras oleh Kemensos untuk korban gempa NTT menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Sementara itu, koordinasi di lapangan terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan warga yang masih kurang dapat segera diidentifikasi dan dipenuhi.

Sumber: Inilah.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *