RBN || Yerusalem
Militer Israel menghancurkan rumah Farouq Ramadan, warga Palestina yang tewas dalam bentrokan di Kota Tell, Tepi Barat, pada Juli lalu. Rumah tersebut dihancurkan pada Selasa (11/8/2026) setelah pasukan Israel mengevakuasi warga di sekitar lokasi.
Dilansir AFP, bentrokan yang menewaskan Farouq terjadi pada 24 Juli 2026. Dalam peristiwa tersebut, seorang pemukim Israel, seorang tentara, dan empat warga Palestina tewas.
Wali Kota Tell, Walid Zaidan, mengatakan militer Israel meledakkan apartemen yang menjadi tempat tinggal Farouq bersama istri dan lima putrinya.
“Sekitar pukul 08.15 pagi (05.15 GMT), militer Israel meledakkan apartemen tempat tinggal mendiang Farouq Ramadan bersama istri dan kelima putrinya,” ujar Zaidan kepada AFP.
Menurut Zaidan, sekitar 30 kendaraan militer dan tim zeni Israel memasuki desa tersebut pada Senin (10/8) malam. Pasukan kemudian mengevakuasi penghuni dari sekitar 30 rumah yang berada di sekitar kediaman Farouq sebelum proses penghancuran dilakukan.
Wartawan AFP yang berada di lokasi menyaksikan tim zeni militer memasang bahan peledak sebelum akhirnya meledakkan apartemen di lantai dua yang menjadi tempat tinggal Farouq.
Militer Israel menyatakan penghancuran tersebut dilakukan terhadap rumah warga yang disebut sebagai pelaku penembakan. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut Farouq sebagai “teroris yang melakukan penembakan tersebut”.
“Kami akan terus mengambil tindakan proaktif dan ofensif untuk menggagalkan terorisme di seluruh Yudea dan Samaria serta menyeret ke pengadilan para teroris yang berupaya mencelakai warga Negara Israel,” demikian pernyataan militer Israel.
Radio militer Israel menyebut penghancuran rumah tersebut dilakukan dalam waktu sekitar dua minggu dan mengklaimnya sebagai waktu tercepat yang pernah terjadi untuk pembongkaran serupa.
Sumber: Detik News











