RBN || Pacitan
Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan kunjungan kerja napak tilas ke dua situs bersejarah di Kabupaten Pacitan pada Jumat (27/3/2026), dalam rangka meninjau dan mengapresiasi peninggalan sejarah serta budaya yang menjadi saksi perjalanan bangsa.
Rombongan pertama kali mengunjungi Monumen Soedirman, di mana Fadli Zon melihat diorama dan rumah bekas markas komando Jenderal Soedirman, yang menjadi simbol perjuangan gerilya dan keteguhan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke Museum Song Terus di Desa Wareng, Punung, sebuah museum yang menyimpan artefak prasejarah, termasuk kerangka manusia purba yang ditemukan di wilayah Pacitan, yang membuktikan pentingnya kawasan ini dalam sejarah peradaban manusia.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyerahkan replika wayang beber, seni pertunjukan tradisional yang memadukan gambar dan narasi cerita, sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus simbol identitas lokal.
Fadli Zon menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan situs-situs sejarah agar dapat menjadi pusat literasi, edukasi, dan destinasi wisata budaya yang mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, pemahaman akan sejarah lokal tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat identitas dan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa.
Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi pelestarian dan pengembangan situs-situs sejarah di Pacitan, dengan harapan bahwa museum dan monumen yang ada mampu menjadi laboratorium budaya yang memadukan edukasi, penelitian, dan wisata sejarah.
Fadli Zon menilai bahwa pengelolaan yang tepat terhadap situs-situs ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah dan budaya, serta menjadikan Pacitan sebagai destinasi edukatif yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun internasional.
Sumber: Times Indonesia











