Angin Kencang Terjang Desa Carangrejo Jombang, Belasan Rumah Rusak

  • Share
Angin Kencang Terjang Desa Carangrejo Jombang, Belasan Rumah Rusak
Angin Kencang Terjang Desa Carangrejo Jombang, Belasan Rumah Rusak

RBN || Jombang

Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilanda angin kencang disertai hujan deras pada Minggu sore (28/12). Bencana yang terjadi secara tiba-tiba itu menyebabkan atap rumah warga beterbangan dan sejumlah pohon tumbang.

Warga setempat menyebut peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat sehingga menimbulkan kepanikan. Angin kencang datang dari arah timur laut dan berputar-putar menyerupai puting beliung, menyapu permukiman warga dalam hitungan menit.

“Awalnya hujan deras sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak lama kemudian, angin kencang seperti puting beliung menerjang dan merusak belasan rumah,” ujar Wiwin Rohadi, salah seorang warga Desa Carangrejo.

Menurut Wiwin, suasana saat kejadian sangat mencekam hingga warga menyebutnya seperti “kiamat kecil”. Banyak warga berlarian mencari tempat aman ketika angin berwarna keputihan itu berputar di atas permukiman.

“Anginnya berputar-putar, warnanya putih. Kami panik dan tidak tahu harus berbuat apa,” katanya.

Meski berlangsung singkat, dampak angin kencang cukup signifikan. Sekitar 15 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Kerusakan ringan meliputi genteng dan atap asbes yang terlepas, sementara tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah.

“Yang paling parah ada tiga rumah. Seluruh atapnya terangkat dan hilang terbawa angin, rangka atapnya juga rontok,” jelas Wiwin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Setelah angin mereda, warga mulai kembali ke rumah masing-masing dan bergotong royong membersihkan sisa-sisa material bangunan yang berserakan.

Petugas dari BPBD Kabupaten Jombang langsung turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak sekaligus melakukan pendataan kerusakan. Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang,” kata Syamsul Bahri, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang.

Sumber: beritajatim

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *