RBN || Palembang
Aletra L8 membuktikan diri sebagai mobil listrik yang tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga nyaman dan andal untuk perjalanan jarak jauh. Klaim Aletra sebagai merek Indonesia yang menyesuaikan produknya dengan karakter jalan dan kebutuhan masyarakat Tanah Air diuji langsung melalui perjalanan lintas pulau dari Jakarta ke Palembang.
Tim detikOto melakukan road trip sejauh 1.385 kilometer pulang-pergi Jakarta–Palembang menggunakan MPV listrik Aletra L8. Perjalanan ini melewati berbagai kondisi jalan, mulai dari tol mulus hingga ruas bergelombang dan rusak di Tol Trans Sumatera serta jalur non-tol di Lampung.
Aletra L8 hadir dalam konfigurasi 7 dan 8 penumpang dengan desain kabin lega di seluruh baris, termasuk baris ketiga. Varian 7 penumpang yang digunakan dalam perjalanan ini mengandalkan captain seat di baris kedua, memberikan kenyamanan ekstra untuk perjalanan panjang.
Dari sisi teknis, Aletra L8 dibekali suspensi depan MacPherson independent dengan Active Comfort Suspension serta suspensi belakang rear composite multi-link. Kombinasi ini terbukti efektif meredam guncangan di jalan bergelombang. Mobil tetap stabil saat dipacu di kecepatan tinggi, tanpa gejala limbung, bahkan di ruas jalan yang sedang diperbaiki.
Kenyamanan juga terasa hingga bangku belakang. Bantingan suspensi tidak keras, dan ayunan bodi minim, menjadikan perjalanan jauh tetap menyenangkan bagi seluruh penumpang.
Kepraktisan menjadi nilai tambah Aletra L8. Meski seluruh bangku ditegakkan, ruang bagasi masih mampu menampung hingga tujuh koper ukuran 18 inci. Ruang penyimpanan tersebar di berbagai sudut kabin, lengkap dengan wireless charging 50 watt yang ditempatkan dekat ventilasi AC untuk menjaga suhu perangkat tetap aman.
Dari sisi daya jelajah, Aletra L8 dibekali baterai Short Blade Bulletproof Battery berkapasitas 64,74 kWh dengan jarak tempuh hingga 540 km (CLTC). Selama perjalanan Jakarta–Palembang sejauh 880 km dalam lima hari, pengisian daya dilakukan sebanyak lima kali, mayoritas menggunakan SPKLU fast charging dengan durasi maksimal satu jam.
Menariknya, total biaya pengisian daya hanya sekitar Rp 507 ribu, membuktikan bahwa mobil listrik tak hanya layak untuk perjalanan jauh, tetapi juga efisien secara biaya. Infrastruktur SPKLU yang semakin merata di Sumatera turut memperkuat kepercayaan diri menggunakan mobil listrik untuk road trip lintas pulau.
Aletra L8 pun tampil sebagai bukti bahwa mobil listrik buatan untuk Indonesia benar-benar siap menjawab tantangan perjalanan jarak jauh di Tanah Air.
Sumber: Detikoto











