Kakek di OKU Bacok 2 Sepupu, Dipicu Cekcok saat Ukur Batas Tanah

  • Share
Ilustrasi. (Foto: Detik News)

RBN || Ogan Komering Ulu

Seorang kakek berinisial TOM (62) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, ditangkap polisi setelah membacok dua sepupunya, AP (30) dan PW (60). Peristiwa tersebut diduga dipicu cekcok saat pengukuran batas tanah pekarangan.

Kapolsek Semidang Aji Iptu Meyke Krisdian Hasri mengatakan pertengkaran terjadi saat proses pengukuran ulang batas tanah yang melibatkan perangkat desa.

“Benar peristiwa tersebut diawali dengan pertengkaran atau cekcok pada saat pengukuran batas tanah pekarangan,” kata Meyke, dilansir detikSumbagsel, Minggu (16/8/2026).

Sebelum pembacokan, AP dan tetangganya berselisih mengenai batas tanah. Tanah yang dibeli tetangga korban diketahui merupakan tanah milik TOM.

Tetangga korban kemudian meminta TOM ikut dalam pengukuran ulang batas tanah. Proses pengukuran awalnya berjalan tanpa masalah.

Namun, saat TOM hendak pulang, AP mengatakan bahwa TOM telah menggeser tanah milik korban di belakang rumah dan lahan tersebut ditanami kopi.

AP kemudian hendak memukul TOM menggunakan linggis. TOM menghindar dan langsung membacok AP sebanyak dua kali hingga mengenai wajah dan punggung.

PW yang melihat anaknya dibacok kemudian hendak memukul TOM menggunakan batu. Namun, TOM lebih dulu membacok PW satu kali di bagian punggung.

“Usai kejadian itu pelaku langsung kami amankan tanpa perlawanan,” ujar Meyke.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *