OTT di Sukoharjo, KPK Bawa 9 Orang ke Jakarta dan Tetapkan 3 Tersangka

  • Share
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. (Foto: Kompas.com)

RBN || Sukoharjo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sembilan orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sukoharjo, Wonogiri, dan Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (9/7). Dari seluruh pihak yang diperiksa, tiga orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi tersebut diawali dengan pengamanan terhadap 18 orang. Seluruhnya terlebih dahulu menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Solo. Setelah proses pemeriksaan awal, sembilan orang dibawa ke Jakarta pada Jumat (10/7) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Sembilan orang yang dibawa ke Jakarta terdiri atas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, seorang pihak swasta, serta seorang pelajar. Setelah pemeriksaan, KPK mempersilakan para pihak yang berstatus saksi untuk kembali ke rumah masing-masing.

Budi menyatakan bahwa seluruh saksi yang tidak ditetapkan sebagai tersangka telah dipulangkan setelah pemeriksaan selesai. Sementara itu, KPK meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Salah satu tersangka adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Berdasarkan hasil penyidikan, Etik diduga memerintahkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo untuk menghimpun sekitar 40 persen dari insentif yang diterima sejumlah pegawai BPKAD. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan yang tengah dikembangkan oleh KPK.

Kasus ini masih terus didalami. KPK menegaskan akan melanjutkan penyidikan guna mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi dan keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara tersebut.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *