RBN || Medan
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Togap Simangunsong, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumut terlibat aktif menyukseskan pembangunan Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan. Program ini diharapkan menjadi pusat percontohan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Hal itu disampaikan Togap saat memimpin rapat tindak lanjut revitalisasi Sekolah Rakyat di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (15/9/2025). “Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Saya harap semua OPD ikut berkontribusi,” tegasnya.
Proses Belajar Tetap Berjalan
Togap menekankan, selama proses revitalisasi di lokasi SMK Negeri Pertanian Pembangunan, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 58, Padang Matinggi, Padangsidimpuan, kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan.
Antusiasme Warga Padangsidimpuan
Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menyambut baik langkah ini. Ia menyebut masyarakat setempat sangat menantikan keberlanjutan program tersebut.
“Warga Padangsidimpuan sangat antusias. Kami berharap revitalisasi cepat selesai agar penerimaan siswa baru tahun depan bisa segera dibuka,” katanya.
Menurut Dalimunthe, saat ini sudah ada 75 siswa yang mendaftar, terdiri dari 35 perempuan dan 40 laki-laki. Selain itu, tenaga pengajar dari berbagai daerah di Indonesia juga telah dipersiapkan untuk mengajar di Sekolah Rakyat Padangsidimpuan.











