RBN || Jakarta
Tim nasional bola basket U18 putra Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di Kualifikasi Piala Asia FIBA U18 2026 zona SEABA dengan hasil yang belum memuaskan. Selain gagal merebut tiket ke putaran final, Garuda Muda juga hanya finis di peringkat keempat usai kalah dari Malaysia dalam laga perebutan tempat ketiga.
Pada pertandingan yang berlangsung di Gimnasium Chan Ka Po, Krabi, Thailand, Minggu (14/6/2026), Indonesia takluk dengan skor 70-81 dari Malaysia. Hasil tersebut menjadi pukulan tersendiri karena sebelumnya tim Merah Putih sempat mengalahkan lawan yang sama 65-55 pada fase penyisihan Grup B.
Pelatih Timnas Basket U18 Putra Indonesia, Ismael, mengakui penampilan anak asuhnya sepanjang turnamen masih jauh dari harapan. Menurutnya, sejumlah aspek permainan menjadi bahan evaluasi utama bagi tim pelatih.
“Konsistensi bermain secara tim belum terjaga dengan baik dan beberapa adjustment tidak dilakukan dengan disiplin,” kata Ismael dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Kekalahan dari Malaysia semakin mempertegas bahwa Indonesia belum mampu menunjukkan performa terbaiknya selama kompetisi berlangsung. Karena itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai bekal menghadapi turnamen berikutnya.
Meski gagal naik podium, Ismael tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemain yang telah berjuang sepanjang ajang kualifikasi. Ia menilai pengalaman menghadapi tim-tim terbaik Asia Tenggara menjadi modal berharga untuk perkembangan para pemain muda Indonesia.
Menurutnya, mayoritas pemain dalam skuad saat ini masih berusia antara 15 hingga 17 tahun. Dengan usia yang relatif muda, mereka masih memiliki kesempatan besar untuk berkembang dan berkontribusi bagi tim nasional di masa depan.
“Sangat bagus untuk mereka, sebuah pengalaman dan pelajaran berharga untuk mereka bermain di ajang ini dan ke depannya sejumlah pemain masih bisa memperkuat timnas di ajang berikutnya,” ujar Ismael.
Hasil di Thailand memang belum sesuai target, namun pengalaman yang diperoleh selama turnamen diharapkan menjadi fondasi penting dalam pembinaan generasi muda basket Indonesia menuju level yang lebih tinggi di masa mendatang.
Sumber: Antara News











