Bandara Adi Soemarmo Jadi Embarkasi Haji Tersibuk Ketiga di Indonesia, Layani Lebih dari 22 Ribu Jemaah

  • Share
Foto: RMOL Jateng

RBN || Solo

Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo mencatatkan diri sebagai salah satu embarkasi haji tersibuk di Indonesia pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 22.578 jemaah calon haji telah diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui embarkasi tersebut.

Jumlah itu berasal dari 63 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan sejak 22 April hingga 13 Mei 2026. Dengan angka tersebut, Bandara Adi Soemarmo menempati posisi ketiga embarkasi tersibuk nasional setelah Bandara Juanda Surabaya yang melayani 30.724 jemaah dan Bandara Soekarno-Hatta dengan 24.629 jemaah.

General Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengatakan kelancaran proses keberangkatan jemaah tidak lepas dari penerapan layanan Makkah Route yang mempercepat proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi.

“Pemeriksaan digital hanya memerlukan waktu sekitar 30 detik hingga satu menit sebelum jemaah menuju pesawat. Jika terdapat kendala teknis, pemeriksaan manual memakan waktu sekitar tiga sampai lima menit per jemaah,” ujar Hery Purwanto, Jumat (15/5/2026).

Menurut Hery, seluruh tahapan embarkasi berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Bandara Adi Soemarmo berkolaborasi erat dengan seluruh stakeholder untuk memastikan keberangkatan jemaah calon haji berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” katanya.

Keberhasilan penyelenggaraan embarkasi juga terlihat dari tingginya tingkat ketepatan waktu penerbangan atau On-Time Performance (OTP). Dari total 64 penerbangan haji yang dilayani, sebanyak 62 penerbangan berhasil berangkat sesuai jadwal.

Dengan capaian tersebut, tingkat OTP penerbangan haji di Bandara Adi Soemarmo mencapai sekitar 97 persen.

Tingginya ketepatan waktu itu didukung kesiapan fasilitas bandara serta koordinasi intensif antara PT Angkasa Pura Indonesia dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Penerbangan haji dari Embarkasi Donohudan dijadwalkan masih akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Pengelola bandara memastikan pelayanan optimal tetap diberikan, baik selama fase keberangkatan maupun saat pemulangan jemaah nantinya.

Sumber: RMOL Jateng

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *