Sinner Pecahkan Rekor Djokovic, Dekati Sejarah Baru di Italian Open 2026

  • Share
Petenis Jannik Sinner. (Foto: Burak Akbulut/Anadolu Agency)

RBN || Jakarta

Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah tenis dunia setelah meraih kemenangan beruntun ke-32 di turnamen ATP Masters 1000. Catatan itu membuatnya melewati rekor sebelumnya milik Novak Djokovic yang mencatat 31 kemenangan beruntun di level yang sama.

Rekor anyar tersebut diraih usai Sinner menaklukkan Andrey Rublev dengan skor 6-2, 6-4 pada perempat final Italian Open 2026, Jumat. Pertandingan berlangsung selama satu jam 32 menit dan membawa petenis Italia itu melangkah ke semifinal.

Meski sukses mencetak sejarah, Sinner menegaskan dirinya tidak terpaku pada rekor pribadi.

“Saya tidak bermain untuk rekor. Saya bermain untuk kisah saya sendiri. Pada saat yang sama, ini sangat berarti bagi saya. Namun besok adalah hari lain, lawan yang berbeda, kondisi yang berbeda. Secara emosional, bermain di sini di kandang sendiri membutuhkan banyak usaha,” ujar Sinner, dikutip dari ATP.

Sebelumnya, rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 dipegang Djokovic sejak 2011, dimulai dari Indian Wells hingga Cincinnati Open. Sinner berhasil menyamai catatan tersebut setelah menang di babak keempat Roma, sebelum akhirnya melampauinya di laga melawan Rublev.

Perjalanan impresif Sinner dimulai sejak Paris Masters 2025 pada November lalu. Kala itu, ia membuka turnamen dengan kemenangan atas Zizou Bergs dan kemudian keluar sebagai juara.

Momentum tersebut terus berlanjut sepanjang musim 2026. Pada Maret, Sinner sukses menyapu gelar Indian Wells 2026 dan Miami Open 2026 sekaligus, menjadikannya petenis pertama sejak Roger Federer pada 2017 yang mampu menuntaskan “Sunshine Double”.

Tak berhenti di situ, Sinner juga tampil dominan di musim lapangan tanah liat. Ia mengalahkan Carlos Alcaraz di final Monte-Carlo Masters 2026 sebelum menundukkan Alexander Zverev untuk merebut gelar Madrid Open 2026.

Keberhasilan di Madrid membuat Sinner menjadi petenis pertama dalam sejarah yang memenangi lima gelar Masters 1000 secara beruntun.

Menariknya, sepanjang rangkaian 32 kemenangan tersebut, petenis berusia 24 tahun itu hanya kehilangan dua set. Bahkan dari Paris Masters hingga Miami Open, ia sempat mencatat 37 kemenangan set berturut-turut.

Kini, Sinner berpeluang menorehkan sejarah yang lebih besar lagi di Roma. Jika berhasil menjuarai Italian Open akhir pekan ini, ia akan menjadi petenis kedua setelah Djokovic yang sukses menyelesaikan Career Golden Masters, yakni memenangi seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000.

Selain memburu rekor tersebut, Sinner juga bertekad mengakhiri penantian panjang publik Italia untuk melihat petenis tuan rumah menjadi juara tunggal putra di Roma. Terakhir kali pencapaian itu diraih oleh Adriano Panatta pada 1976.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *