Maling Modus Ganjal ATM di Bogor Ditangkap, Polisi Kejar Rekannya yang Kabur

  • Share
Foto: Detik News

RBN || Bogor

Aksi pencurian dengan modus ganjal ATM kembali terjadi di wilayah Bogor. Seorang pelaku berinisial ME (42) berhasil ditangkap polisi saat beraksi di ATM Center rumah sakit kawasan Sentul, sementara rekannya berinisial W berhasil melarikan diri.

Polisi menyebut keduanya merupakan bagian dari komplotan spesialis ganjal ATM yang sebelumnya juga beroperasi di Kota Bogor. Kasus ini menjadi perhatian karena kelompok tersebut sudah lama diburu aparat kepolisian.

Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro mengungkapkan bahwa ME merupakan buronan atau daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus serupa yang ditangani Polresta Bogor Kota pada tahun 2025. “Pelaku (ME) itu juga salah satu DPO dari Polresta Bogor Kota,” ujar Trias. Ia menjelaskan bahwa anggota komplotan lainnya sudah lebih dulu ditangkap dalam pengungkapan kasus ganjal ATM yang sempat viral di kawasan Warung Jambu, Bogor.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mendapati dua pelaku sedang menjalankan aksinya menggunakan modus mengganjal mesin ATM memakai tusuk gigi agar kartu nasabah tertahan di dalam mesin. Saat petugas datang melakukan penyergapan, pelaku W berhasil kabur meninggalkan rekannya di dalam ruang ATM.

“Ada dua orang pelakunya, diduga saudara W DPO juga cuma keburu kabur ketika kita datang,” kata Trias. Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri tersebut.

Kasus ganjal ATM sendiri merupakan salah satu modus pencurian yang kerap menargetkan nasabah lanjut usia atau pengguna ATM yang kurang memahami kerusakan mesin. Pelaku biasanya berpura-pura membantu korban setelah kartu ATM tersangkut, lalu mencuri data PIN dan menguras saldo rekening korban. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan segera melapor kepada petugas bank atau polisi apabila menemukan ATM bermasalah.

Pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian terus memburu jaringan pencurian ATM yang meresahkan masyarakat. Polisi juga mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain maupun keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di daerah lain.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *