RBN || Jakarta
Sebanyak 6.000 anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya dan Wira Tahun 2026 dilantik di halaman kantor Wali Kota, Sabtu (23/5). Pelantikan dipimpin Wali Kota Munjirin.
Munjirin mengatakan, sangat apresiasi pada jajaran PMI Kota Jakarta Timur atas konsistensinya dalam membina remaja melalui kegiatan positif dan edukatif. Ia juga mengapresiasi antusiasme sekolah dalam mendukung pembinaan PMR melalui kegiatan kepalangmerahan.
“PMR diharapkan dapat menjadi agen perubahan, menjadi pelopor dalam menerapkan pola hidup sehat melalui program pengurangan dan pemilahan sampah,” kata Munjirin.
Melalui wadah ekstrakurikuler PMR, ucap Munjirin, para generasi muda ini diajarkan berbagai banyak hal soal nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, kedisiplinan dankemampuan untuk membantu sesama.
“Saya berharap, anggota PMR Jakarta Timur dapat menjadi figur positif di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Munjirin.
Munjirin juga berharap,pembinaan PMR dapat terus berjalan secara berkesinambungan sebagai upaya menciptakan generasi muda yang berkarakter, mandiri dan bertanggung jawab.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu menjelaskan, pelantikan PMR ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan.
Sebelum mengikuti pelantikan, jelas Bambang, anggota PMR ini telah menjalani orientasi kepalangmerahan serta Pendidikan dan Latihan (Diklat) tujuh Materi PMR yang telah dilaksanakan PMI Kota Jakarta Timur pada Februari lalu.
“Kita berharap mereka mampu menjadi relawan yang tangguh dalam penanganan bencana atau program kemanusiaan,” kata Bambang.
Menurutnya, PMR memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang peduli, disiplin dan memiliki semangat kemanusiaan sejak dini.
Diketahui, PMR itu bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.
Karena itu, Bambang berharap, anggota PMR mampu menjadi remaja yang peduli terhadap sesama, memiliki keterampilan kepalangmerahan, serta siap menjadi pelopor hidup sehat dan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan remaja yang sehat, peduli, kreatif serta berdampak positif bagi masyarakat luas melalui kegiatan PMR,” tandasnya
_______________________
sumber: berita jakarta











