Segel SPBU di Jember Dicopot OTK Sehari Setelah Disidak DPR, DPRD Minta Penjelasan Polisi

  • Share
Foto: iNews

RBN || Jember

Segel dan garis polisi di sebuah SPBU di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan dicopot oleh orang tidak dikenal. Padahal, sehari sebelumnya SPBU tersebut baru saja disidak oleh Wakil Komisi XII DPR dan langsung ditutup karena diduga terlibat dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara ilegal.

Saat ini, lokasi SPBU tersebut sudah tidak lagi dipasangi garis polisi. Kondisi itu memicu perhatian sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Jember, David Handoko Seto.

SPBU tersebut sebelumnya ditutup setelah ditemukan dugaan praktik penjualan BBM subsidi dalam jumlah besar menggunakan truk. Aktivitas tersebut diduga melibatkan distribusi BBM bersubsidi hingga ribuan liter secara ilegal.

David Handoko Seto mengaku mendapat informasi dari pengawas SPBU mengenai pihak yang diduga mencopot segel tersebut.

“Tadi malam saya ketemu dengan pengawas SPBU, namanya Pak Agus informasinya yang buka adalah polisi dari Polres Jember namanya Pak Harry dan beliau menyampaikan bahwa Pak Harry adalah Kanit Tipidter,” ujar David Handoko.

David menegaskan akan meminta penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait pencopotan segel tersebut. Ia menilai tindakan tersebut perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Sebelumnya, David juga sempat mengalami insiden yang diduga berkaitan dengan aktivitas distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut. Mobil yang ditumpanginya ditabrak oleh truk bermuatan BBM ilegal hingga hampir terjun ke Sungai Bedadung.

Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) Polres Jember, Ipda Harry Sasano, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler belum memberikan keterangan. Nomor telepon yang dihubungi diketahui dalam kondisi tidak aktif.

Sumber: iNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *