RBN || Jember, Jawa Timur
Sebuah rumah dua lantai milik Sutrisno, warga Jalan Syamanhudi, Jember, rusak parah setelah bagian belakang bangunan ambles akibat longsor yang dipicu derasnya aliran Sungai Kali Jompo, Sabtu (29/11) pagi. Material longsoran tampak memenuhi sebagian aliran sungai.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi bangunan di sekitar lokasi kini ikut terancam karena tampak retakan yang dikhawatirkan melebar jika banjir kembali terjadi.
Untuk sementara, penghuni rumah hanya beraktivitas di ruang tamu dan menjauh dari area belakang bangunan yang sudah hilang tergerus longsor. Jika hujan deras turun dan banjir kembali melanda, keluarga Sutrisno memilih mengungsi ke rumah tetangga yang dinilai lebih aman.
Menurut Lutfi, menantu pemilik rumah, kejadian bermula dari retakan kecil yang muncul di bagian belakang bangunan.
“Kejadiannya tadi jam enam pagi. Awalnya banjir, airnya turun, fondasinya tergerus terus ambruk,” jelas Lutfi.
Saat kejadian, tidak ada seorang pun yang berada di bagian belakang rumah, sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
Menindaklanjuti kejadian ini, BPBD Jember langsung melakukan asesmen di lokasi. Petugas memeriksa kondisi tanah dan struktur bangunan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Rencananya, area longsor akan ditutup dengan terpal untuk mengurangi erosi lanjutan dan mencegah kerusakan merembet ke rumah warga lain di sekitarnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, khususnya di sekitar Kali Jompo, agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Sumber: iNews











