Prabowo Tegaskan 4 Instruksi kepada Kepala BGN Usai Maraknya Kasus Keracunan MBG

  • Share
Prabowo Tegaskan 4 Instruksi kepada Kepala BGN Usai Maraknya Kasus Keracunan MBG
Prabowo Tegaskan 4 Instruksi kepada Kepala BGN Usai Maraknya Kasus Keracunan MBG

RBN || Jakarta

Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyusul maraknya kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan empat instruksi tegas untuk memperkuat pengawasan dan kualitas layanan MBG.

Dadan menyampaikan, saat ini terdapat 9.615 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah berjalan, melayani sekitar 31 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Namun, data menunjukkan adanya kasus keracunan sejak program ini berjalan. Pada periode 6 Januari hingga 31 Juli 2025, tercatat 2.391 SPPG beroperasi dengan 24 kasus keracunan. Kemudian pada 1 Agustus hingga 27 September 2025, jumlah SPPG bertambah menjadi 7.244 unit, namun muncul 47 kasus keracunan baru.

Menurut Dadan, sebagian besar kasus terjadi di SPPG baru karena keterbatasan pengalaman SDM dalam pengelolaan dapur. Selain itu, faktor lain seperti kualitas bahan baku, kondisi air, hingga pelanggaran prosedur operasi standar (SOP) turut menjadi penyebab.

Untuk mencegah hal serupa terulang, Prabowo memberikan empat arahan utama, yakni:

1. Memperkuat tata kelola SPPG agar sistem lebih terkontrol.
2. Menugaskan koki berpengalaman dan menyediakan alat rapid test guna menjamin mutu makanan.
3. Menjamin sterilisasi food tray dan kualitas air dengan pemasangan filter.
4. Memasang CCTV di setiap SPPG yang terhubung langsung ke pusat agar bisa dipantau secara real time.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan lebih aman, higienis, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Sumber: detikNews/detikcom

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *