One Way Nasional Tol Trans Jawa Berpotensi Dihentikan, Korlantas Siapkan Evaluasi

  • Share
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026). (Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

RBN || Jakarta

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membuka peluang penghentian rekayasa lalu lintas one way nasional di ruas Tol Trans Jawa menyusul mulai landainya arus kendaraan setelah puncak mudik Lebaran.

Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan pada Sabtu (21/3), guna menentukan apakah skema satu arah dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung masih diperlukan.

“Jika tidak ada peningkatan arus lalu lintas, maka kemungkinan one way arus mudik akan kami hentikan. Waktu pelaksanaannya akan segera kami sampaikan,” ujar Agus.

Rekayasa lalu lintas ini sebelumnya diterapkan sejak Rabu (18/3) untuk mengurai lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik. Kebijakan tersebut mencakup jalur panjang dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga Kalikangkung, Semarang.

Namun, seiring menurunnya volume kendaraan, indikator seperti traffic counting menunjukkan kondisi lalu lintas yang lebih terkendali. Hal ini menjadi dasar bagi Korlantas untuk mempertimbangkan penghentian skema tersebut.

Agus menegaskan bahwa keputusan tidak diambil sepihak. Evaluasi dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, operator jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk, serta dilaporkan kepada Kapolri.

Langkah ini menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam memastikan kebijakan lalu lintas tetap adaptif terhadap kondisi di lapangan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa penerapan one way merupakan bagian dari upaya negara dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik.

Awalnya, rekayasa lalu lintas hanya diberlakukan secara terbatas dari KM 70 hingga KM 263 sejak Selasa (17/3). Namun, peningkatan signifikan volume kendaraan menuju Jawa Tengah mendorong perluasan skema hingga KM 414.

Dengan kondisi lalu lintas yang mulai normal, evaluasi ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kelancaran perjalanan dan kenyamanan pengguna jalan. Pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan selama perjalanan mudik.

Keputusan akhir terkait penghentian one way akan diumumkan setelah hasil evaluasi menyeluruh dilakukan.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *