RBN || Jakarta
Suasana di Jalan Pertengahan, Cijantung, Jakarta Timur, pada 22 Agustus 2025 memanas siang tadi. Empat kendaraan dari arah berlawanan saling berhadapan di jalan sempit itu. Tidak ada yang mau mengalah, hingga menyebabkan kemacetan singkat dan pertengkaran antar pengendara.
Keributan terjadi setelah keempat kendaraan berhenti di tengah jalan dan saling menuntut jalan. Adu mulut pun tak terelakkan. Warga sekitar yang menyaksikan sempat khawatir pertengkaran berlanjut, namun akhirnya beberapa orang turun tangan untuk menenangkan.
Salah satu warga, Siti (35), menuturkan bahwa peristiwa serupa sering terjadi, terutama menjelang bulan puasa. Menurutnya, suasana lalu lintas di kawasan tersebut memang lebih padat dari biasanya.
“Kalau siang memang sering macet sebentar, apalagi bulan puasa. Orang banyak buru-buru, jadi gampang ribut kalau nggak ada yang mau ngalah,” ujarnya.
Ia menambahkan, permasalahan utama sebenarnya bukan pada ketiadaan petugas lalu lintas, melainkan kurangnya kesadaran para pengendara. “Harusnya saling pengertian saja biar nggak ribut. Jalan di sini sempit, jadi kalau semua keras kepala, ya pasti macet,” tambahnya.
Setelah beberapa menit, salah satu pengendara akhirnya memilih mengalah. Arus lalu lintas kembali lancar, meski menyisakan kerumunan warga yang masih membicarakan kejadian tersebut.
Warga berharap ke depan para pengguna jalan bisa lebih sabar dan saling menghormati. Dengan begitu, kejadian serupa tidak perlu terulang hanya karena tidak ada yang mau saling mengalah.











