BPBD Babel Minta Nelayan Tunda Melaut, Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlangsung hingga Juni

  • Share
Foto: Antara News

RBN || Bangka Belitung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan peringatan kepada para nelayan untuk sementara waktu tidak melaut menyusul cuaca ekstrem yang dipicu fenomena El Nino. Kondisi tersebut ditandai hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah perairan Bangka Belitung.

Kepala BPBD Babel Budi Utama mengatakan, imbauan itu dikeluarkan demi mengurangi risiko kecelakaan laut yang dapat mengancam keselamatan nelayan, terutama pengguna kapal tradisional.

“Selama fenomena El Nino ini diharapkan nelayan tidak melaut untuk menghindari kecelakaan kapal di laut,” kata Budi Utama di Pangkalpinang, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, cuaca ekstrem di wilayah perairan Bangka Belitung diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal Juni 2026. Karena itu, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di laut untuk sementara waktu.

BPBD mencatat perubahan cuaca di kawasan perairan dapat terjadi sangat cepat dan sulit diprediksi. Kondisi yang awalnya tenang bisa mendadak berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang yang memicu gelombang tinggi.

“Potensi kecelakaan kapal nelayan di tengah laut cukup tinggi, seperti kejadian beberapa waktu lalu kapal nelayan Bangka tenggelam akibat diterjang angin kencang,” ujarnya.

Budi menambahkan, perubahan cuaca mendadak menjadi ancaman serius bagi pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional yang memiliki keterbatasan perlindungan terhadap cuaca buruk.

“Perubahan cuaca yang cepat ini harus diwaspadai para nelayan. Di saat kondisi cuaca tenang tiba-tiba saja hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang laut meningkat yang membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional di daerah ini,” katanya.

Selain mengingatkan nelayan, BPBD Babel juga meminta wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai saat libur akhir pekan agar lebih berhati-hati, terutama saat membawa anak-anak bermain di pesisir.

Pihak BPBD bersama pengelola wisata pantai terus melakukan sosialisasi kepada pengunjung terkait potensi cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kita bersama pengelola objek wisata pantai ini terus menyosialisasikan dan mengimbau para pengunjung tidak berenang di pantai jika kondisi cuaca tiba-tiba memburuk, karena dapat membahayakan keselamatannya,” kata Budi Utama.

Sumber: Metro Tv News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *