Bendera Putih Berkibar di Aceh, Seruan Kemanusiaan Mendesak dari Serambi Mekkah

  • Share
Bendera Putih Berkibar di Aceh, Seruan Kemanusiaan Mendesak dari Serambi Mekkah
Bendera Putih Berkibar di Aceh, Seruan Kemanusiaan Mendesak dari Serambi Mekkah

RBN || Banda Aceh

Gelombang bendera putih kini berkibar di berbagai wilayah Aceh. Dari halaman rumah warga, ruas jalan nasional, pos darurat, hingga titik-titik pengungsian, simbol tersebut menjadi seruan kemanusiaan yang lantang: masyarakat tak lagi sanggup bertahan menghadapi bencana banjir bandang dan longsor yang terus memburuk.

Di sejumlah daerah, bahkan kantor pemerintahan turut mengibarkan bendera putih sebagai bentuk keprihatinan dan protes atas lambannya penanganan darurat. Ribuan rumah rusak, aktivitas ekonomi lumpuh, dan korban jiwa terus bertambah. Mereka yang selamat kini menghadapi keterbatasan logistik, ancaman kelaparan, serta ketidakpastian bantuan.

Di Aceh Timur hingga Aceh Tamiang, bendera putih berderet di jalanan, menandai wilayah yang telah kehabisan daya dukung lokal. “Banyak warga dan relawan memasang bendera putih karena situasinya sudah sangat parah,” kata Rahmiana, relawan kemanusiaan di Bireuen, Senin (15/12). Hal senada disampaikan Bahtiar, warga Alue Nibong, Peureulak. “Kami menyerah dan butuh bantuan. Sudah tiga pekan banjir, tapi bantuan masih minim,” ujarnya.

Warga bertahan dengan dapur umum mandiri dan saling berbagi seadanya. Namun persediaan kian menipis. Kondisi ini mendorong desakan agar pemerintah pusat menetapkan bencana Sumatra sebagai bencana nasional, demi penanganan terpadu dan peningkatan skala bantuan.

Juru bicara Gerakan Rakyat Aceh Bersatu, Masri, menyebut aksi solidaritas akan digelar di sejumlah kabupaten untuk mendorong tambahan logistik, tenaga medis, alat berat, serta percepatan pendataan kerusakan sebagai dasar relokasi dan pemulihan ekonomi.

Di sisi lain, distribusi bantuan menghadapi kendala transportasi. Sejumlah relawan menilai prioritas penerbangan belum sepenuhnya membuka ruang bagi bantuan masyarakat. Padahal, tawaran bantuan internasional—termasuk helikopter dan tim pencarian—siap membantu, namun terkendala regulasi.

Bendera putih di Aceh bukan tanda menyerah, melainkan panggilan nurani. Serambi Mekkah menunggu uluran tangan bersama cepat, adil, dan berkelanjutan agar harapan dapat kembali tumbuh di tengah duka.

Sumber: cna.id

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *