Anggota DPR Soroti Polisi yang Kerap Menjadikan Korban sebagai Tersangka

  • Share
Sumber: Kompas.com

RBN || Jakarta

Anggota Komisi III DPR, Safaruddin, mempertanyakan praktik penegakan hukum yang dinilai sering menjadikan korban suatu perkara justru sebagai tersangka. Pernyataan itu muncul saat rapat yang membahas kasus yang menimpa Nabilah O’Brien, seorang pengusaha yang sempat dijerat dugaan pencemaran nama baik setelah berselisih dengan pelanggan restorannya.

Safaruddin menilai penetapan tersangka tersebut tidak tepat karena menurutnya unsur pidana dalam kasus itu belum terpenuhi, sehingga ia mempertanyakan logika penyidik yang justru memproses orang yang dianggap sebagai korban. Ia bahkan menyindir aparat dengan mengatakan tidak mengerti mengapa polisi “sering sekali men-tersangkakan orang yang menjadi korban”.

Pernyataan tersebut mencerminkan kritik dari DPR terhadap kinerja aparat penegak hukum, sekaligus menyoroti persoalan yang kerap muncul di masyarakat, yakni potensi kriminalisasi korban dalam proses hukum.

Kasus ini kembali memicu perdebatan publik mengenai profesionalitas penyidikan, perlindungan korban, serta perlunya reformasi dalam praktik penegakan hukum agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *