RBN || Pemalang
Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way lokal di ruas Tol Pejagan–Pemalang arah Jakarta resmi diberlakukan sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026, kebijakan ini diterapkan atas diskresi kepolisian dengan dukungan operator jalan tol guna mengurai kepadatan yang terus meningkat di jalur Trans Jawa.
Skema one way tersebut diberlakukan dari KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek dan mulai dijalankan sejak sore hari seiring lonjakan kendaraan yang signifikan menuju arah ibu kota, langkah ini diambil setelah sebelumnya rekayasa lalu lintas berupa contraflow dinilai belum mampu menampung tingginya arus kendaraan sehingga diperlukan pengaturan yang lebih masif dan terintegrasi.
Pihak pengelola tol bersama kepolisian dan instansi terkait juga mengoptimalkan layanan operasional di lapangan mulai dari penambahan gardu transaksi, penempatan petugas di titik strategis, hingga pengawasan lalu lintas secara real time untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik termasuk memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar, serta saldo uang elektronik guna menghindari hambatan selama perjalanan.
Penerapan one way lokal ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengantisipasi lonjakan arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan, sekaligus mencerminkan upaya kolaboratif berbagai pihak dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan di tengah tingginya mobilitas masyarakat pascalibur panjang Lebaran.
Sumber: Berita Nasional











