Kronologi Penembakan Terhadap Seorang Aktivis di Pekalongan, Kasus Masih Diselidiki Oleh Kepolisian

  • Share
Ilustrasi. (Dok. Istimewa)

RBN || Pekalongan

Warga Dukuh Capgawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dikejutkan dengan aksi penembakan yang menimpa Amat Muzakhin alias Boim (56), seorang aktivis sosial dan suami anggota DPRD Jawa Tengah. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu malam, 14 Februari 2026, sekitar pukul 21.10 WIB, dan kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, memastikan bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku. “Kami sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. Tim kami sedang bekerja di lapangan. Kami tidak akan berspekulasi, namun semua kemungkinan termasuk unsur teror atau intimidasi sedang kami dalami,” kata Rachmad, Minggu (15/2/2026).

Peristiwa ini bermula ketika Boim sedang duduk bersama dua rekannya di teras rumahnya. Tiba-tiba, seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor matik hitam berhenti di depan gerbang rumah. Pelaku, yang mengenakan jaket kulit hitam, helm hitam, dan masker, menutupi pelat nomor motornya dengan plastik kresek putih. Setelah memutar balik motornya, pelaku mengeluarkan pistol dan menembakkan satu peluru ke arah Boim.

“Saya tidak punya firasat apa-apa. Saya kira itu pengirim paket atau tamu yang datang,” ungkap Boim, yang selamat dari serangan tersebut.

Tembakan tersebut meleset dan hanya menghantam bagian atas dinding serta plafon teras. Proyektil peluru ditemukan di area garasi rumah. Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri ke arah utara.

Boim, yang dikenal aktif dalam berbagai isu sosial, adalah suami dari Nur Fatwah, anggota DPRD Jawa Tengah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dugaan sementara, aksi penembakan ini mungkin terkait dengan aktivitas Boim yang belakangan gencar mendampingi kasus besar, salah satunya kasus dugaan penculikan yang tengah ditangani oleh Polda Jawa Tengah.

“Saya memang sedang mendampingi kasus dugaan penculikan yang saat ini ditangani Polda Jateng. Tapi apakah ada kaitannya atau tidak, saya belum tahu,” kata Boim.

Polres Pekalongan langsung merespons cepat dengan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas berhasil mengamankan proyektil timah berwarna silver sepanjang satu sentimeter sebagai barang bukti.

Sumber: iNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *