Optimalkan Potensi Lokal, Lapas Nirbaya Sukses Produksi Tepung dan Beras Mocaf

  • Share
foto: kemenimipas RI

RBN  || Nusakambangan

Lembaga Pemasyatakatan (Lapas) Kelas IIB Nirbaya berhasil kembangkan tepung dan beras mocaf (modified cassava flour). Kegiatan tersebut merupakan wujud keberhasilan program pembinaan berbasis usaha produktif bagi Warga Binaan.

Lapas Nirbaya berhasil membangun pabrik mocaf dengan melibatkan 46 Warga Binaan. Tepung dan beras mocaf sendiri merupakan produk olahan yang berasal dari tanaman singkong, yang memiliki potensi yang besar dalam menggantikan tepung terigu maupun beras putih karena kandungan gluten yang rendah.

Kepala Lapas (Kalapas) Nirbaya, Helmi Najih, menegaskan bahwa mayoritas tanah di Nusakambangan merupakan area perbukitan. Tipografi tersebut mendukung tanaman singkong untuk tumbuh dan dibudidayakan. Selain itu, singkong juga merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan secara keseluruhan.

“Semua yang ada di singkong kita manfaatkan, termasuk limbahnya. Singkongnya untuk tepung dan beras mocaf, kemudian kulitnya untuk pakan ayam kampung. Dari kulit singkong itu kita bisa menghemat pakan hingga 40%,” ujar Kalapas Nirbaya.

Dalam satu minggu, pabrik mocaf Lapas Nirbaya mampu menyerap hingga 10 ton singkong basah. Singkong tersebut diolah dan mampu menghasilkan 2 hingga 2,5 ton tepung mocaf.

Kalapas Nirbaya mengungkapkan bahwa saat ini pabrik mocaf masih mengalami kendala dalam pemasaran. Pihaknya menginisiasi masalah tersebut dengan mengolah tepung mokaf menjadi produk olahan berupa es krim.

“Tepung mocaf ini kita akan distribusikan keluar karena kebutuhan di Nusakambangan jarang yang menggunakan tepung mocaf. Kita akan bawa keluar karena segmen mocaf ini adalah segmen kesehatan, oleh karena itu kita berpikir bagaimana kita menemukan segmen yang general,” ujar Kalapas Helmi.

Melalui program pembinaan berbasis usaha produktif, Lapas Nirbaya Nusakambangan terus berupaya untuk memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan. Usaha tersebut sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional serta 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

sumber: kemenimipas RI

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *