DLH Demak dan BRI Ubah Sampah Plastik Menjadi ‘Eco Hex Brick’ untuk Pemecah Ombak di Pesisir

  • Share
DLH Demak dan BRI Ubah Sampah Plastik Menjadi ‘Eco Hex Brick’ untuk Pemecah Ombak di Pesisir
DLH Demak dan BRI Ubah Sampah Plastik Menjadi ‘Eco Hex Brick’ untuk Pemecah Ombak di Pesisir

RBN || Demak

Dalam upaya mengurangi sampah plastik sekaligus melindungi kawasan pesisir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) meluncurkan inovasi eco hex brick yaitu paving heksagonal berukuran besar yang dibuat dari plastik daur ulang dan digunakan sebagai pemecah ombak.

Sekretaris DLH Demak, Sudarwanto, menjelaskan bahwa eco hex brick memiliki ukuran dan bobot yang jauh lebih besar dibanding paving biasa. Beratnya bahkan bisa mencapai sekitar 40 kilogram, setara satu sak semen.

“Eco hex brick ini semacam paving, tapi ukurannya besar sekali. Beratnya seperti satu sak semen, sekitar 40 kilo,” ungkapnya, Senin (24/11).

Inovasi ini dijalankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI. Sampah plastik tipis yang biasanya sulit didaur ulang, diolah menjadi material bangunan yang kuat dan tahan banting.

Proses produksi dilakukan di TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung. Sampah plastik dilelehkan, dicampur pasir, lalu dicetak menjadi paving heksagonal besar yang siap digunakan.

“Plastik diproses dengan cara dilelehkan, dicampur pasir, kemudian dicetak sedemikian rupa menjadi eco hex brick,” jelas Sudarwanto.

Dalam sehari, TPA Berahan Kulon dapat menghasilkan 12 eco hex brick. Hingga saat ini, sebanyak 86 unit telah dicetak dan dikirim ke Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, wilayah pesisir yang selama ini terkena dampak abrasi dan rob.

“Sebanyak 86 cetakan sudah kami kirim ke Timbulsloko untuk dimanfaatkan sebagai alat pemecah ombak,” ujar Sudarwanto.

Program eco hex brick ini diharapkan mampu menyelesaikan dua persoalan penting Demak sekaligus, yaitu penumpukan sampah plastik dan kerusakan wilayah pesisir. Dengan mengubah sampah menjadi material bangunan bernilai guna tinggi, proyek ini memberikan contoh nyata bahwa inovasi berbasis lingkungan dapat menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat.

DLH Demak berencana memperluas produksi dan penggunaan eco hex brick agar dapat diterapkan di lebih banyak wilayah pesisir yang membutuhkan perlindungan dari ancaman gelombang tinggi dan abrasi.

Sumber: detikcom

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *