Ali Fikry Bongkar Sulitnya Syuting Adegan Tarkam di Film “Bapakmu Kiper”
RBN || Jakarta
Menggarap adegan sepak bola antarkampung atau tarkam ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain film “Bapakmu Kiper”. Bukan sekadar harus mampu bermain bola, para pemain juga dituntut tetap mengingat dialog, mengikuti blocking, dan menjaga gerakan agar sesuai kebutuhan kamera.
Hal itu dirasakan langsung oleh Ali Fikry yang memerankan karakter Dino. Ia mengaku baru menyadari bahwa bermain sepak bola untuk kebutuhan film memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan bermain dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Ali, konsentrasinya harus terbagi dalam beberapa hal sekaligus. Selain mengikuti jalannya permainan, ia harus memastikan dialog, posisi tubuh, hingga gerakan tetap sesuai arahan sutradara.
“Kalau main bola beneran kan ya sudah kita tinggal main saja kan. Kalau di film tuh kita pikirannya tuh kayak terpecah gitu harus mikirin dialog, harus mikirin blocking, terus juga gerakannya harus bagus. Jadi itu juga sebuah tantangan yang sangat menyenangkan sih menurut aku,” ungkap Ali Fikry saat ditemui di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Tantangan serupa juga dirasakan sutradara Ody Harahap. Ia mengatakan proses pengambilan gambar yang melibatkan olahraga sepak bola menjadi pengalaman tersendiri, terlebih tidak seluruh pemain memiliki latar belakang sebagai atlet sepak bola.
Kondisi tersebut membuat proses produksi membutuhkan persiapan dan perhatian ekstra. Adegan pertandingan yang dilakukan di bawah terik matahari juga cukup menguras stamina para pemain.
Ody mengungkapkan, tim medis bahkan harus selalu bersiap di hampir setiap sesi pengambilan gambar. Banyak pemain mengalami kelelahan setelah menjalani adegan sepak bola dalam kondisi cuaca panas.
Meski demikian, suasana di lokasi syuting tetap berlangsung penuh canda dan kebersamaan. Interaksi antarpemain dan kru yang cair membuat kelelahan selama proses produksi terasa lebih ringan.
Bagi Ody, kekompakan seluruh tim menjadi salah satu faktor penting yang membantu proses syuting “Bapakmu Kiper” tetap berjalan lancar meski harus menghadapi berbagai tantangan dalam penggarapan adegan sepak bola.
Sumber: Liputan6
