Iran Dukung Pakta Pertahanan Mekah, Dorong Negara Muslim Bersatu Hadapi Ancaman

RBN || Teheran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan dukungannya terhadap Pakta Pertahanan Mekah yang melibatkan Turki, Pakistan, dan Arab Saudi. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi langkah penting untuk memperkuat persatuan dan solidaritas negara-negara Muslim.

Pernyataan Pezeshkian menjadi sinyal baru terkait kemungkinan terbentuknya kerja sama pertahanan yang lebih luas di antara negara-negara Muslim. Iran sebelumnya disebut belum menerima undangan resmi untuk bergabung dalam pakta tersebut.

“Kami menyambut Perjanjian Mekah, Presiden Iran menyatakan bahwa Iran senantiasa meyakini persatuan dan solidaritas negara-negara Islam dapat mencegah rezim Israel menyerang negara Muslim dengan mudahnya,” demikian pernyataan dari Kepresidenan Iran, Senin (31/8/2026).

Dukungan Teheran membuka peluang bagi perluasan kerja sama pertahanan di kawasan. Iran bahkan mendorong agar lebih banyak negara Muslim dan negara-negara di kawasan turut terlibat.

Kerja sama yang didorong Iran tidak terbatas pada sektor pertahanan. Teheran juga menginginkan penguatan hubungan di bidang politik, ekonomi, dan budaya antarnegera Muslim.

Pakta Pertahanan Bersama Mekah sendiri ditandatangani pada 7 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut menjadi landasan bagi penguatan mekanisme pertahanan dan pencegahan bersama (collective deterrence) di antara negara-negara yang terlibat.

Salah satu prinsip utama dalam pakta tersebut adalah serangan bersenjata terhadap satu anggota dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Ketentuan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan negara-negara peserta dalam menghadapi potensi ancaman keamanan.

Selain mekanisme pertahanan bersama, kesepakatan tersebut mencakup koordinasi militer serta rencana pengembangan sejumlah proyek bersama di sektor industri pertahanan.

Dengan cakupan tersebut, Pakta Pertahanan Mekah tidak hanya diarahkan untuk memberikan respons ketika terjadi serangan. Kerja sama ini juga dirancang untuk membangun kapasitas pertahanan bersama sekaligus memperkuat hubungan strategis antarnegara Muslim.

Sumber: Inilah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *