Inflasi Jakarta Agustus 2026 Capai 0,15 Persen Dipicu Harga Ayam

RBN || Jakarta

Inflasi Jakarta pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,15 persen secara bulanan. Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, inflasi tahun kalender mencapai 1,65 persen.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan kenaikan harga terutama dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok tersebut mengalami kenaikan indeks sebesar 0,18 persen dengan andil 0,15 persen terhadap inflasi.

“Inflasi Jakarta pada Agustus 2026 didominasi peningkatan indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau,” ujar Kadarmanto, Selasa (1/9/2026).

Daging ayam ras menjadi komoditas dengan sumbangan terbesar terhadap inflasi. Komoditas tersebut memberikan andil sebesar 0,14 persen pada inflasi Jakarta selama Agustus.

Selain daging ayam, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Di antaranya sigaret kretek mesin, kacang panjang, dan buncis yang masing-masing memberikan andil 0,01 persen.

Pelumas mesin turut memberikan tekanan terhadap inflasi dengan andil sekitar 0,02 persen. Pergerakan sejumlah komoditas tersebut membuat kelompok makanan dan kebutuhan terkait menjadi faktor utama kenaikan harga.

Meski demikian, tidak seluruh komoditas mengalami kenaikan harga. Sejumlah barang dan jasa justru memberikan tekanan balik terhadap inflasi melalui penurunan harga.

Angkutan udara menjadi salah satu komoditas yang memberikan andil deflasi sebesar 0,05 persen. Penurunan harga juga terjadi pada bensin dan bawang merah yang masing-masing memberikan andil 0,04 persen.

Tomat dan jeruk turut menahan laju inflasi dengan andil masing-masing sebesar 0,01 persen. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergerakan harga yang berbeda antarkomoditas selama Agustus.

Kadarmanto menjelaskan, penurunan harga tomat salah satunya dipengaruhi panen raya. Produksi dari sejumlah daerah sentra seperti Jawa Barat dan Jawa Timur turut meningkatkan pasokan ke pasar.

Dengan demikian, inflasi Jakarta pada Agustus dipengaruhi dinamika harga pangan sekaligus penurunan harga sejumlah komoditas lainnya. Kondisi tersebut menjadi gambaran pergerakan harga kebutuhan masyarakat di ibu kota selama periode tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *