RBN || Parigi Moutong
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memicu banjir yang merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Ongka Malino. Meluapnya sungai akibat tingginya curah hujan menyebabkan genangan air memasuki kawasan permukiman dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan banjir terjadi di Desa Ongka. Sedikitnya 176 rumah warga terdampak setelah air sungai meluap dan menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kondisi banjir sempat berangsur surut berdasarkan pemantauan hingga Jumat (12/6/2026). Namun, hujan kembali turun pada malam hari sehingga debit air sungai kembali meningkat.
“BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu peningkatan debit air sungai,” ujar Abdul Muhari, Sabtu (13/6/2026).
Menurut BNPB, petugas di lapangan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan jika hujan kembali terjadi dalam intensitas tinggi.
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kondisi tersebut membuat masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai dan wilayah rawan banjir, diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
Sumber: Okezone











