RBN || Kepulauan Sangihe
Rangkaian gempa susulan masih terjadi di Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah tersebut pada Senin (8/6/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 15 gempa susulan terjadi hingga Selasa (9/6/2026) dini hari.
Berdasarkan pemantauan BMKG yang disampaikan melalui akun resmi di platform X, magnitudo gempa susulan bervariasi, mulai dari 3,8 hingga 4,9.
Gempa terbaru tercatat terjadi pada pukul 04.48 WIB dengan magnitudo 4,1. Pusat gempa berada di koordinat 6,02 Lintang Utara dan 125,21 Bujur Timur pada kedalaman 317 kilometer.
Meski aktivitas seismik masih berlangsung, BMKG memastikan seluruh gempa yang terjadi tidak berpotensi memicu tsunami. Namun, lembaga tersebut mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan pelaporan dan dapat diperbarui seiring perkembangan hasil analisis.
Sebelumnya, gempa utama berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin malam sekitar pukul 21.53 WIB atau 22.53 WITA. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 5,65 Lintang Utara dan 124,80 Bujur Timur.
Sementara itu, dampak gempa mulai terdata oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hingga pembaruan terakhir pada Senin (8/6/2026) pukul 12.30 WIB, tercatat sebanyak 27 kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa tersebut.
Petugas bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan dari aktivitas gempa susulan yang masih terjadi di wilayah Kepulauan Sangihe.
Sumber: Liputan6











