Indonesia Masuk Fase Aging Population, Beban Generasi Sandwich Kian Membesar

  • Share
Foto: Kompas.com

RBN || Jakarta

Indonesia resmi memasuki fase aging population atau penuaan penduduk setelah jumlah lansia mencapai lebih dari 10 persen dari total populasi nasional. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, persentase penduduk lanjut usia di Indonesia kini mencapai 11,97 persen.

Kondisi ini menjadi tanda bahwa struktur demografi Indonesia mulai berubah menuju masyarakat menua. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada sektor sosial dan kesehatan, tetapi juga memperbesar tekanan ekonomi, khususnya bagi generasi produktif yang harus menanggung kebutuhan keluarga dari dua arah sekaligus atau yang dikenal sebagai generasi sandwich.

Indonesia kini resmi masuk ke dalam kategori negara dengan populasi menua (aging population). Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia hingga mencapai hampir 12 persen dari total penduduk nasional. Perubahan struktur usia ini menunjukkan bahwa angka harapan hidup masyarakat semakin tinggi, sementara angka kelahiran cenderung mengalami penurunan.

Di sisi lain, fenomena ini memunculkan tantangan baru, terutama meningkatnya beban ekonomi dan sosial bagi kelompok usia produktif yang harus membiayai orang tua sekaligus anak-anak mereka.

Kelompok yang paling terdampak dari kondisi ini adalah generasi produktif atau generasi sandwich, yakni mereka yang berada di usia kerja namun harus menanggung kebutuhan hidup dua generasi sekaligus.

Selain itu, pemerintah juga menjadi pihak yang harus menghadapi tantangan besar dalam menyediakan layanan kesehatan, jaminan sosial, dan fasilitas ramah lansia. Para lansia sendiri juga membutuhkan perhatian lebih dalam aspek kesehatan, kesejahteraan, hingga perlindungan sosial agar kualitas hidup mereka tetap terjaga.

Fenomena ini diumumkan berdasarkan hasil SUPAS 2025 yang dirilis pada tahun 2026. Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah melewati ambang batas suatu negara dikatakan mengalami aging population, yaitu ketika jumlah penduduk lansia mencapai lebih dari 10 persen dari total populasi. Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia.

Fenomena penuaan penduduk ini terjadi secara nasional di seluruh wilayah Indonesia. Namun, beberapa daerah dengan tingkat harapan hidup tinggi dan angka kelahiran rendah diperkirakan mengalami peningkatan populasi lansia lebih cepat dibanding wilayah lain. Dampaknya pun akan terasa di berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari keluarga, dunia kerja, layanan kesehatan, hingga sistem ekonomi nasional.

Peningkatan jumlah lansia terjadi karena kualitas kesehatan masyarakat semakin membaik sehingga usia harapan hidup meningkat. Selain itu, angka kelahiran di Indonesia mulai mengalami penurunan dibanding beberapa dekade sebelumnya. Kombinasi dua faktor tersebut menyebabkan proporsi penduduk usia tua semakin besar.

Namun, kondisi ini juga menimbulkan tantangan baru karena jumlah penduduk produktif yang menopang ekonomi dan keluarga menjadi semakin terbebani, terutama dalam memenuhi kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan biaya hidup anggota keluarga lainnya.

Masuknya Indonesia ke fase aging population berdampak langsung terhadap meningkatnya beban ekonomi generasi sandwich. Banyak masyarakat usia produktif harus membagi penghasilan untuk memenuhi kebutuhan anak sekaligus orang tua lanjut usia.

Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan berbagai strategi seperti penguatan sistem pensiun, layanan kesehatan lansia, lapangan kerja produktif, hingga edukasi perencanaan keuangan masyarakat. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi ini dapat memicu tekanan ekonomi dan sosial yang lebih besar di masa depan.

Namun, apabila dikelola secara tepat, populasi lansia juga dapat menjadi potensi melalui pemberdayaan masyarakat usia lanjut agar tetap aktif dan produktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *