30 Koperasi Desa di Banyumas Terima Mobil Operasional, Dorong Distribusi Hasil Pertanian hingga UMKM

  • Share
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Infanteri Lukman Hakim mengibarkan bendera start untuk melepas 30 mobil pikap Mahindra 4x4. (Foto: Antara News)

RBN || Banyumas

Sebanyak 30 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai menerima kendaraan operasional berupa mobil pikap Mahindra 4×4. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat distribusi hasil pertanian, produk UMKM, serta kebutuhan logistik masyarakat desa.

Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Infanteri Lukman Hakim bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di halaman Makodim 0701/Banyumas, Purwokerto, Rabu (6/5).

Usai acara, Lukman Hakim menjelaskan bahwa distribusi kendaraan ini masih merupakan tahap awal dan jumlahnya akan terus ditingkatkan.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini (6/5) kita mendistribusikan kendaraan pikap jenis Mahindra ke beberapa titik operasional. Saat ini baru sekitar 30 unit yang kita distribusikan dan ke depan akan terus bertambah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kendaraan berpenggerak empat roda dipilih agar mampu menjangkau wilayah pedesaan hingga pelosok. Hal ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.

“Harapannya nanti di desa bisa masuk sampai ke pelosok-pelosok, untuk mengambil hasil-hasil pertanian yang akan dijual ataupun distribusi produk-produk yang dijual di Koperasi Merah Putih,” katanya.

Selain menyalurkan kendaraan, pihaknya juga memantau perkembangan pembangunan sarana dan prasarana KDMP di Banyumas. Hingga Rabu (6/5), sebanyak 74 bangunan koperasi telah rampung dari total 167 unit yang sedang dibangun.

“Sampai hari ini di Banyumas sudah 74 yang selesai 100 persen,” tegasnya.

Koperasi yang telah siap tersebut direncanakan akan diluncurkan secara serentak pada 16 Mei 2026 bersama sejumlah daerah lain di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan KDMP yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional. Ia optimistis koperasi desa dapat berkembang pesat jika dikelola secara profesional dan diawasi dengan baik.

“Saya yakin kalau dikelola dengan profesional, apalagi ada koordinator yang nanti mengawasi, koperasi ini bisa berjalan dan berkembang,” ujarnya.

Saat ini, terdapat sekitar 335 KDMP yang tersebar di 331 desa dan kelurahan di Banyumas. Meski masih terdapat kendala penyediaan lahan di beberapa lokasi, pemerintah daerah optimistis hambatan tersebut dapat segera diatasi.

Dukungan kendaraan operasional ini juga disambut positif oleh pemerintah desa. Kepala Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Dino Sudjanto, menilai bantuan tersebut akan meningkatkan pelayanan koperasi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kami merasa senang, mudah-mudahan unit-unit yang sudah kami terima benar-benar bermanfaat, terutama untuk operasional KDMP dan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, KDMP Kaliori menjadi salah satu yang paling siap di Banyumas, dengan pembangunan gedung yang telah rampung 100 persen dan siap mengikuti peluncuran pada 16 Mei mendatang. Selain itu, berbagai unit usaha juga telah disiapkan, mulai dari pemenuhan kebutuhan masyarakat, pengembangan produk UMKM, hingga sektor pertanian.

Sumber: Antara News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *