RBN || Depok
Kasus begal yang terjadi di wilayah Cilodong, Depok, mengungkap fakta mengejutkan terkait motif di balik aksi kriminal tersebut. Polisi menyebut bahwa pelaku melakukan penyerangan bukan semata untuk merampas harta benda, melainkan karena dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban berinisial RS diserang oleh tiga orang pelaku yang kemudian menganiaya dan merampas barang-barangnya. Aksi tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius akibat kekerasan yang dilakukan para pelaku.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa motif utama pelaku adalah persoalan pribadi. “Pelaku sakit hati karena istri pelaku pernah ditiduri oleh korban dan sempat ditawarkan kepada orang lain (open BO),” ujar Made Budi dalam keterangannya, Senin (4/5/2026). Pernyataan ini memperjelas bahwa aksi tersebut dipicu emosi dan konflik personal yang tidak terselesaikan.
Dalam kejadian tersebut, para pelaku tidak hanya melakukan penganiayaan, tetapi juga mengambil barang milik korban seperti sepeda motor dan telepon genggam. Tindakan ini membuat kasus tersebut masuk dalam kategori tindak pidana begal yang disertai kekerasan.
Polisi telah berhasil mengamankan ketiga pelaku dan kini tengah memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik pribadi yang tidak diselesaikan dengan baik dapat berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak.
Sumber: Detik News











