RBN || Jakarta
Kolaborasi antara Google Cloud dan Emtek Group membuka babak baru dalam industri kreatif. Keduanya menghadirkan teknologi kecerdasan buatan generatif (AI) untuk membantu proses produksi konten agar lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas cerita.
Teknologi ini dirancang untuk mengurangi beban pekerjaan teknis yang berulang dalam produksi, sehingga para kreator dapat lebih fokus pada aspek kreatif.
“Sejak dulu, manusia adalah pencerita, dan teknologi memberi cara baru untuk membagikan pandangan dan pengalaman dengan dampak yang lebih besar,” ujar Managing Director Southeast Asia Google Cloud, Mark Micallef, dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (3/5/2026).
Kolaborasi ini diwujudkan melalui platform bernama VidioGen, yang dikembangkan oleh tim teknologi Vidio. Platform tersebut memanfaatkan berbagai teknologi AI milik Google Cloud, termasuk Gemini Enterprise Agent Platform, serta model Veo, Imagen, dan Gemini.
Melalui VidioGen, produser dan tim produksi kini memiliki akses ke berbagai alat berbasis AI yang mampu mempercepat proses pengembangan konten sekaligus menekan biaya produksi. Teknologi ini juga membuka ruang eksplorasi kreatif yang lebih luas bagi para sineas.
Salah satu kemampuan unggulannya adalah memperluas komposisi visual, misalnya mengubah pengambilan gambar close-up menjadi panorama yang lebih luas. Selain itu, penggunaan Veo dan Imagen memungkinkan penciptaan elemen visual yang konsisten, termasuk pada bagian latar depan dan tengah yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan teknis maupun anggaran.
Tak hanya itu, teknologi ini juga memudahkan tim efek visual dalam melakukan penyesuaian detail seperti tekstur, properti, hingga pencahayaan tanpa perlu melakukan pengambilan gambar ulang. Bahkan, model AI seperti Gemini 3 Pro Image dapat digunakan untuk menyesuaikan kostum karakter sesuai kebutuhan cerita.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuan long-context AI yang mampu menjaga konsistensi visual antar-adegan, sehingga menghindari perbedaan tampilan yang tidak diinginkan dalam satu alur cerita.
Managing Director Emtek Group, Sutanto Hartono, menilai kolaborasi ini sebagai langkah penting menuju masa depan industri konten yang lebih inovatif.
“Kami percaya masa depan industri konten akan dibangun melalui kolaborasi antara kreator dan AI yang membuka banyak kemungkinan baru, dengan New Keluarga Somat sebagai contoh awal. Bersama Google Cloud, kami akan terus mengembangkan VidioGen dan inisiatif ‘Studio of the Future’, dan tetap menempatkan kreativitas manusia serta keaslian budaya sebagai inti dari cerita Indonesia,” ujarnya.
Dengan hadirnya teknologi ini, industri kreatif diharapkan mampu bergerak lebih cepat dan adaptif, sekaligus tetap menjaga sentuhan manusia dalam setiap karya yang dihasilkan.
Sumber: Antara News











