Harga Minyak Goreng Naik, DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat

  • Share
Foto: Liputan6

RBN || Jakarta

Kenaikan harga minyak goreng di sejumlah pasar menjadi perhatian serius DPR RI. Anggota DPR menilai pemerintah harus segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan harga agar tidak terus membebani masyarakat.

“Kami mendapat laporan adanya kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Kenaikan ini harus segera direspons cepat oleh pemerintah. Pemerintah harus mampu mengendalikan harga minyak goreng,” kata salah satu anggota DPR, Jumat (24/4/2026).

Ia menilai, kenaikan harga minyak goreng dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Kenaikan biaya kebutuhan dapur juga dinilai berpotensi memicu naiknya harga makanan di pasaran secara umum.

Selain itu, kenaikan harga minyak goreng juga dikhawatirkan memberikan tekanan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner. Biaya produksi yang meningkat dapat mengurangi margin keuntungan hingga memengaruhi harga jual produk.

“Situasi ini bisa berdampak berantai, mulai dari penurunan omzet UMKM, berkurangnya daya beli masyarakat, hingga meningkatnya potensi inflasi bahan pangan,” ungkapnya.

DPR juga mendorong pemerintah untuk segera melakukan operasi pasar sebagai langkah jangka pendek untuk menstabilkan harga minyak goreng. Ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Operasi pasar bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menstabilkan harga. Pemerintah harus memastikan distribusi lancar dan harga tetap terjangkau agar masyarakat tidak semakin terbebani,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah tengah merumuskan strategi untuk menurunkan harga minyak goreng, termasuk Minyakita dan produk kemasan premium. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kenaikan harga bahan kemasan plastik yang turut memengaruhi harga jual.

Pemerintah juga berupaya menjaga kelancaran produksi dan distribusi agar harga kembali stabil. Koordinasi dengan produsen terus dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan dalam rantai pasok minyak goreng di pasaran.

Sumber: Liputan6

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *