Megawati Tegaskan Kader PDIP Harus Turun ke Rakyat dan Anti Korupsi

  • Share
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Liputan6)

RBN || Jakarta

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menegaskan kepada seluruh kader PDI Perjuangan agar bekerja maksimal, menjauhi korupsi, dan lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan dalam agenda penguatan organisasi bagi pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Dalam arahannya, Megawati menekankan bahwa kader harus memahami pemikiran kritis ala Bung Karno agar memiliki visi masa depan sekaligus tetap membumi di tengah rakyat.

Ia memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak menjalankan tugas dengan baik, terutama yang tidak turun langsung ke lapangan.

“Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan,” tegas Megawati.

Baginya, politik bukan sekadar kekuasaan, tetapi harus hadir nyata dalam kehidupan masyarakat.

Megawati juga menyoroti kondisi global yang berdampak pada ekonomi nasional, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ia meminta kader partai yang menjabat di pemerintahan daerah untuk mengambil langkah konkret seperti penghematan anggaran dan memprioritaskan kebutuhan rakyat.

“Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkap adanya keluhan dari masyarakat, khususnya kaum ibu, terkait kenaikan harga kebutuhan pokok. Hal ini dinilai sebagai sinyal bahwa kader partai harus lebih responsif dan kreatif dalam membantu masyarakat.

Megawati mendorong program ketahanan pangan keluarga serta sosialisasi makanan murah bergizi sebagai langkah konkret untuk menekan angka stunting dan membantu ekonomi rumah tangga.

Di sisi organisasi, Megawati menekankan pentingnya tata kelola partai yang disiplin dan transparan. Ia mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan keuangan, terutama oleh bendahara.

“Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri. Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh,” ujarnya.

Ia juga meminta pengurus rutin mengadakan rapat mingguan untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi, dengan tujuan akhir membangun partai yang kuat secara ideologis dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh rakyat.

Sumber: Liputan6

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *