Ikan Sapu-sapu Marak Diburu di Jakarta karena Ancam Ekosistem Perairan

  • Share
Foto: Detik News

RBN || Jakarta

Fenomena perburuan ikan sapu-sapu di sejumlah aliran sungai di Jakarta menjadi perhatian publik, terutama di kawasan Kali Ciliwung hingga waduk-waduk penyangga ibu kota, maraknya populasi ikan ini mendorong aksi penangkapan yang melibatkan petugas pemerintah dan masyarakat, seperti operasi yang dilakukan di Kali Cideng, Menteng, tepatnya di depan Plaza Indonesia pada Sabtu (11/4/2026).

Dalam operasi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta bersama petugas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 100 personel gabungan, hasilnya sebanyak 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar berhasil ditangkap, langkah ini dilakukan sebagai upaya pengendalian spesies invasif yang dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Ikan sapu-sapu sendiri merupakan ikan air tawar yang dikenal dengan nama ilmiah suckermouth catfish atau pleco yang berasal dari Amerika Selatan, ikan ini memiliki ciri tubuh berlapis keras seperti pelat dan mulut berbentuk pengisap, serta kemampuan bertahan hidup di lingkungan air kotor atau minim oksigen sehingga mudah berkembang biak di berbagai perairan termasuk di Indonesia.

Keberadaan ikan sapu-sapu dianggap sebagai ancaman karena termasuk spesies invasif yang dapat merusak ekosistem lokal, menurut Badan Karantina Indonesia ikan ini bersaing dengan ikan lokal dalam mendapatkan makanan dan habitat, selain itu ikan sapu-sapu hampir tidak memiliki predator alami di perairan Indonesia sehingga populasinya meningkat pesat dan mendominasi lingkungan.

Dampak dari populasi yang tidak terkendali ini cukup serius, ikan sapu-sapu memiliki kebiasaan menggali dasar dan tepi sungai untuk membuat sarang yang dapat menyebabkan erosi serta merusak habitat ikan lain, selain itu dominasi mereka dalam rantai makanan membuat ikan lokal kesulitan bertahan hidup, sehingga upaya penangkapan terus dilakukan sebagai langkah menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta dan sekitarnya.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *