RBN || Sidoarjo, Jawa Timur
Polda Jawa Timur resmi mengerahkan 447 personel dari jajaran Polda dan Polres untuk melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2025, operasi penertiban lalu lintas yang digelar pada 17–30 November. Operasi tahunan ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan berkendara di seluruh wilayah Jatim.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menegaskan bahwa tujuan utama Operasi Zebra Semeru 2025 adalah menciptakan kamseltibcarlantas, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Goal-nya adalah kamseltibcarlantas. Itu prioritas kami,” ujar Iwan Saktiadi, Senin (17/11).
Pada pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif masing-masing sebesar 40 persen. Sementara penegakan hukum dilakukan sebesar 20 persen, dengan mengoptimalkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) statis maupun mobile.
Penindakan berbasis elektronik diharapkan mampu mengurangi kontak langsung dan memastikan transparansi dalam proses pemberian sanksi kepada pelanggar.
“Kita optimalkan E-TLE untuk menangani pelanggaran yang terekam secara elektronik,” jelasnya.
Seluruh rangkaian operasi diarahkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang berpotensi menyebabkan fatalitas. Kepolisian juga menargetkan peningkatan disiplin berkendara, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
“Harapan kita pengguna jalan bisa disiplin dalam berlalu lintas,” tambah Iwan.
Di samping penindakan, Polantas turut menggencarkan edukasi melalui program penyuluhan dan kegiatan Polantas Menyapa di berbagai daerah. Edukasi ini menekankan pentingnya keselamatan berkendara, penggunaan helm berstandar, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas.
Kombes Pol Iwan berharap Operasi Zebra Semeru 2025 dapat menjadi pondasi bagi ketertiban lalu lintas menjelang Operasi Lilin, pengamanan tahunan menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Operasi Zebra 2025 ini mempersiapkan para pengguna jalan agar lebih tertib dan disiplin. Kita berharap kondisi lalu lintas lebih baik dan masyarakat memahami pentingnya berkendara dengan selamat,” ujarnya.
Dengan pengawasan intensif, pemanfaatan teknologi E-TLE, dan edukasi yang menyeluruh, polisi menargetkan peningkatan signifikan dalam disiplin pengendara. Operasi Zebra Semeru 2025 diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan kondusif menjelang akhir tahun.











