RBN || Jakarta
Polisi menetapkan sopir taksi Green SM berinisial RR sebagai tersangka dalam insiden tertempernya KRL di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya unsur kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas perkeretaapian tersebut.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Gefri Agitia mengatakan kecelakaan terjadi akibat kelalaian sopir saat melintas di perlintasan sebidang rel kereta api.
“Penyebab terjadinya laka lantas KRL vs Taxi Green SM adalah karena lalainya pengemudi RR,” ujar Gefri kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Atas perbuatannya, RR dijerat Pasal 310 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman enam bulan penjara atau denda maksimal Rp1 juta.
Dalam hasil penyelidikan sementara, polisi menilai pengemudi tidak mengutamakan perjalanan kereta api sebagaimana diatur dalam peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Sementara itu, masinis KRL dipastikan tidak dikenai sanksi pidana karena dinilai telah menjalankan prosedur operasional sesuai aturan perjalanan kereta.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik lantaran memicu rangkaian kecelakaan besar di wilayah Bekasi Timur. Taksi yang tertemper KRL disebut sempat menyebabkan gangguan perjalanan kereta hingga berujung tabrakan lanjutan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL di area Stasiun Bekasi Timur.
Akibat insiden beruntun itu, belasan orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Investigasi menyeluruh masih dilakukan oleh kepolisian bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mengungkap kronologi lengkap serta kemungkinan adanya faktor lain dalam kecelakaan tersebut.
KNKT sebelumnya juga mengungkap bahwa KA Argo Bromo Anggrek sempat menerima sinyal hijau sebelum tabrakan terjadi. Temuan itu kini menjadi bagian penting dalam proses investigasi lanjutan terkait sistem perjalanan kereta dan penanganan darurat di lintasan.
Sumber: Detik News











